BANJARMASIN - PT Air Minum Bandarmasih telah melaporkan kasus pencurian meteran air ke kepolisian.
Kejahatan ini kian meresahkan. Sebab untuk bulan ini saja, pada 1-17 Mei 2025, sudah 30 meteran air yang hilang.
"Rinciannya, Januari sebanyak 4 laporan, Februari 10 laporan, Maret 24 laporan, dan April 25 laporan," kata Supervisor Meter Air PAM Bandarmasih, Irwan, kemarin (26/5).
Pencurian menimpa rumah atau toko yang kosong. Pelaku terutama mengincar kompleks yang sepi dan tidak memiliki satpam.
"PAM Bandarmasih telah memberikan aduan ke kepolisian," ujarnya.
Irwan meminta pelanggan agar waspada jika tiba-tiba ada yang datang mengaku petugas PAM Bandarmasih dan hendak mengganti meteran air.
"Jangan percaya begitu saja. Minta untuk memperlihatkan surat tugasnya," ujarnya.
"Pastikan nama di ID card dan surat tugas sama, kalau mereka tidak bisa menunjukkan, segera tolak. Dan perhatikan, jam kerja petugas kami dari pukul 08.00 sampai 17.00 Wita, kalau lebih dari itu bisa dipastikan bukan petugas kami," tegas Irwan.
Bagi para korban, ia meminta pelanggan segera melaporkan kehilangan itu ke kantor kepolisian terdekat.
"Jadi kami bisa menindaklanjutinya dengan penggantian meter air yang baru secara gratis," pungkasnya.
Namun, ketika dikonfirmasi, Kasat Reskrim Polresta Banjarmasin AKP Eru Alsepa melalui Wakasat Reskrim AKP Dedy Sugiarto mengatakan kepolisian belum menerima laporan dari PAM Bandarmasih.
Editor: Syarafuddin
Editor : Arief