BANJARMASIN – Aksi pencurian meteran air kembali meresahkan masyarakat Banjarmasin. Dari awal Januari sampai April 2025, sudah puluhan pelanggan PT Air Minum Bandarmasih yang melaporkan meteran airnya raib.
Supervisor Meter Air PAM Bandarmasih Irwan menjelaskan, pelaku biasanya beraksi di kawasan yang sepi dan minim penjagaan. Targetnya adalah rumah kosong atau yang ditinggal penghuninya saat bekerja.
"Biasanya terjadi di kompleks tanpa petugas keamanan. Targetnya rumah kosong atau ruko yang tidak berpenghuni di siang hari," ujar Irwan, Selasa (20/5).
Ia mengingatkan masyarakat agar waspada terhadap oknum yang mengaku sebagai petugas PAM. Petugas resmi selalu dilengkapi surat tugas dan ID card, serta bekerja hanya dari pukul 8 pagi sampai 5 sore.
"Kalau ada yang datang di luar jam kerja atau tak bisa menunjukkan surat tugas, tolak saja," tegasnya.
Kembali pada kasus pencurian, PAM sudah berkoordinasi dengan kepolisian. Pelanggan yang menjadi korban pencurian diminta segera melapor ke kantor polisi untuk mendapatkan surat kehilangan.
Selanjutnya pelanggan melapor ke kantor PAM. Berikutnya akan dipasang meteran air yang baru.
"Penggantian meter air ini gratis setelah ada laporan resmi dari kepolisian," jelasnya.
Dia mengimbau pelanggan untuk lebih waspada. "PAM Bandarmasih juga membuka kanal pelaporan cepat melalui media sosial resmi perusahaan," pungkas Irwan.
Laporan Kehilangan Meteran Air
Januari: 4 kasus
Februari: 10 kasus
Maret: 24 kasus
April: 25 kasus
Editor: Syarafuddin
Editor : Arief