Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Petani Sayur Tewas Tercebur Sumur di Landasan Ulin Utara

Bayu Aditya Rahman • Jumat, 9 Mei 2025 | 13:06 WIB
EVAKUASI JASAD: Petugas kepolisian bersama relawan mengevakuasi jasad Yasaruddin (56) dari dalam sumur di kawasan Jalan Sukamara, Gang Almaida, Landasan Ulin Utara, Rabu (7/5) malam.
EVAKUASI JASAD: Petugas kepolisian bersama relawan mengevakuasi jasad Yasaruddin (56) dari dalam sumur di kawasan Jalan Sukamara, Gang Almaida, Landasan Ulin Utara, Rabu (7/5) malam.

BANJARBARU - Seorang petani sayur bernama Yasaruddin (56) ditemukan meninggal dunia di dalam sumur di Jalan Sukamara, Gang Almaida Tanah Abang Ujung, Kelurahan Landasan Ulin Utara, Banjarbaru, Rabu (7/5) malam.

Penemuan jasad korban bermula dari kecurigaan sang istri yang tidak melihat suaminya pulang hingga malam hari. Biasanya, korban tiba di rumah sekitar pukul 18.00 WITA setelah bekerja di kebun sayur.

"Istri korban langsung melapor kepada warga, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas. Relawan kemudian turun ke lokasi untuk mengecek sumur," terang Kompol Imam Suryana, Kapolsek Liang Anggang.

Di lokasi kejadian, istri korban hanya menemukan pacul dan sepatu di tepi sumur, sedangkan topi korban terlihat mengambang di dalam air. Setelah proses penyedotan air, tubuh korban akhirnya ditemukan mengambang.

Hasil pemeriksaan awal oleh tim Inafis Polres Banjarbaru menunjukkan korban diperkirakan sudah meninggal tiga hingga empat jam sebelum ditemukan, dengan endapan tanah dan lumpur di hidung, mulut, dan telinga. Tidak ditemukan tanda kekerasan pada tubuh korban.

Sumur tersebut memiliki lebar dua meter dan kedalaman sekitar tujuh meter. Polisi menduga korban tercebur secara tidak sengaja setelah kayu penyangga yang dijadikan pijakan patah. Sumur yang tidak digunakan untuk irigasi ini mengalami longsor yang memperlebar area sumur dari semula hanya satu meter. 

Editor: Ramli Arisno

Editor : Arief
#petani #banjarbaru #Tenggelam