KOTABARU- Nelayan Desa Tanjung Seloka yang dikabarkan hilang, telah ditemukan tim gabungan di perairan Desa Labuan Mas, Kecamatan Pulau Laut Selatan, Kotabaru, Kalimantan Selatan, Rabu (30/4) siang.
Saat ditemukan kondisi jenazahnya ditemukan mengapung sekitar 10 mil dari lokasi kejadian.
Dari data yang diterima Radar Banjarmasin, nelayan ini bernama Kana (69), berdomisili di Jalan H Kanda RT.009 RW.004, Desa Tanjung Seloka.
Terkait ini, Kapolsek Pulau Laut Selatan, IPTU Ramli Aziz menjelaskan, penemuan korban berawal dari informasi yang disampaikan seorang nelayan Aladin (30), warga Tanjung Seloka Utara.
Aladin mendapatkan Informasi dari Abdur Rasyid (52), Ketua RT setempat bahwa Kana ditemukan oleh Canci (40), nelayan Labuan Mas yang mengirim pesan kepadanya.
“Dalam pesannya, Canci melihat jenazah korban mengapung di dekat bagan miliknya,” terangnya.
Mendengar kabar itu, tim gabungan yang terdiri dari Polsek Pulau Laut Selatan, Sat Polairud Polres Kotabaru, Basarnas BPBD Kotabaru dan juga masyarakat langsung menuju ke lokasi untuk melakukan evakuasi melalui jalur laut.
“Proses evakuasi dimulai pukul 02.00 Wita, dan jenazah korban berhasil dibawa ke rumah duka sekira pukul 05.00 WITA,” katanya.
Ditambahkannya, setelah ditemukan, pihak keluarga meminta untuk tidak visum dan mereka menerima kejadian ini dengan ikhlas.
Terakhir Kapolsek berpesan, kepada nelayan dan masyarakat agar bisa lebih berhati-hati lagi saat beraktivitas di laut.
“Kalau ada kejadian seperti ini, agar secepatnya melaporkan, agar kita bisa mempermudah proses pencarian dan evakuasi,” katanya.
Editor : Arif Subekti