KOTABARU – Seorang nelayan Desa Tanjung Seloka, Kotabaru bernama Kana (69), dilaporkan hilang. Hingga Selasa (29/4) kemarin, belum juga ditemukan.
Kana ini dilaporkan hilang, Sabtu (26/4) diperairan Desa Tanjung Seloka, Kecamatan Pulau Laut Selatan.
Pencarian terus dilakukan dari personel Polsek Pulau Laut Selatan, Pospol Air Tanjung Selayar, Pos AL Tanjung Selayar, Koramil Pulau Laut Selatan, Basarnas Kotabaru, BPBD Kotabaru, dan masyarakat setempat.
Kemarin pagi, pukul 08.30 Wita, di kawasan Nyiur Melambai, Desa Tanjung Seloka, dilaksanakan apel persiapan pencarian.
Apel dipimpin oleh Kapolsek Pulau Laut Selatan, IPTU Ramli Aziz. Dihadiri Korlap Basarnas Kotabaru, Herry Safitri, Kasi Kedaruratan BPBD Kotabaru, M Fahmi, Kasi Pemerintahan Pulau Laut Selatan, Mansjur, serta Kades Tanjung Seloka, Joko Malis.
Dalam arahannya, IPTU Ramli Aziz mengucapkan terima kasih atas partisipasi seluruh tim gabungan serta menekankan pentingnya keselamatan personel.
“Saya mengingatkan agar selalu menggunakan jaket pengaman selama proses pencarian. Koordinasi teknis pencarian disampaikan oleh Basarnas, yang membagi tim pencari menjadi dua kelompok untuk menyisir perairan dan pesisir menggunakan perahu kecil, dengan tetap memperhatikan prosedur keselamatan,” katanya.
Diungkapkanya, pencarian dilakukan di sekitar titik koordinat S 03°53’26.8” E 116°19’45.8”, lokasi ditemukannya perahu korban.
Tim di lapangan juga dibekali alat komunikasi, seperti radio dan ponsel, guna memudahkan koordinasi selama operasi berlangsung.
Terakhir Kapolsek Pulau Laut Selatan mengarahkan agar seluruh tim selalu berupaya maksimal dan perkembangan situasi akan dilaporkan secara berkala.
“Perlu diperhatikan di lapangan, pihak keluarga dan warga berharap korban dapat segera ditemukan,” tutupnya.
Editor: Arif Subekti
Editor : Arief