BANJARBARU – Seekor ular sanca sepanjang dua meter membuat takut Afi Muzadi, warga Jalan Karang Anyar 1, RT 18 RW 08, Kelurahan Loktabat Utara, Banjarbaru Utara, Sabtu (19/4) dini hari.
Reptil tersebut berada di atas dinding kamar mandi rumah bedakan yang dihuni Afi. Rumah itu tidak memiliki plafon, sehingga keberadaan ular pun terlihat.
Merasa takut dengan ancaman ular itu, Afi kemudian melapor ke UPT Damkar Banjarbaru melalui call centre 112 pada pukul 02.18 Wita. Tim regu 1 langsung bergerak menuju lokasi dan tiba sembilan menit kemudian.
"Ular masih di atas dinding saat kami tiba. Namun, saat menyadari keberadaan petugas, ular langsung menjatuhkan diri ke dalam kamar mandi,” ujar Komandan Regu 1, M Noor.
Ular kemudian menghindar dengan masuk ke lubang kloset. Petugas sempat kesalahan karena tubuh ular licin dan tenaganya cukup kuat. "Kami menggunakan kain seadanya untuk memegang ular agar tidak lolos," ucapnya.
Karena tidak berhasil ditarik, tim melakukan penyiraman air panas pada badan ular. Taktik ini membuat ular melemah, hingga akhirnya bisa ditarik keluar. Namun bagian kepala ular yang sempat bercampur kotoran menimbulkan bau menyengat.
Evakuasi selesai sekitar pukul 03.00 Wita. Ular kemudian diamankan dan diserahkan kepada komunitas pencinta satwa untuk penanganan lebih lanjut.
Editor: Sutrisno
Editor : Arief