RANTAU – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tapin sudah merilis data banjir yang terjadi selama dua hari ini.
Dari data yang ada, empat kecamatan yang terdampak banjir di Kabupaten Tapin, yakni Tapin Selatan, Tapin Utara, Bungur, dan Lokpaikat.
Plt Kepala Pelaksana BPBD Tapin, Muhammad Nor memberitahukan dari kejadian banjir selama dua hari ini, yakni di tanggal 1-2 April 2025,total ada 844 kepala keluarga yang terdampak.
“Kalau dihitung jiwa yakni sebanyak 3.196,” katanya, malam.
Dirincikan Muhammad Nor, untuk banjir pertama di Selasa (1/4/2025) pada Kecamatan Tapin Selatan merendam Desa Harapan Massa dan Kelurahan Tambarangan.
“Kemudian di Desa Bungur Baru Kecamatan Bungur dan Kelurahan Bitahan Kecamatan Lokpaikat,” ucapnya.
Lalu, Rabu (2/4/2025) di Kecamatan Tapin Utara, berdampak ke Kelurahan Rangda Malingkung, Kelurahan Kupang, Kelurahan Rantau Kanan, Desa Lumbu Raya dan Desa Perintis Raya.
“Dalam banjir ini tidak ada korban jiwa maupun luka,” tuturnya.
Adapun penanganan yang dilakukan, dari pendataan terhadap korban terdampak, melakukan evakuasi terhadap warga terdampak dan menyerahkan bantuan berupa makanan siap saji.
“Kondisi terkini bahwa volume air sudah mengalami penurunan, walaupun begitu tim tetap waspada,” katanya.
Kemudian, ada arahan terbaru dari Bupati Kabupaten Tapin, apabila masih ada korban banjir yang mengungsi, akan ditangani Pemda.
“Jadi yang mengungsi nanti akan ditempatkan di TM atau tempat penginapan yang pernah dipakai kafilah MTQ beberapa waktu lalu,” bebernya.
Ditambahkan Plt Kepala Dinas Sosial Tapin, Syafrudin, dalam mengantisipasi banjir pihaknya sudah membuat dapur umum di kantor
“Jadi, ada ribuan nasi bungkus yang kita bagikan ke masyarakat terdampak banjir,” katanya.
Editor : Fauzan Ridhani