Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Tiga Hari Pencarian, Jasad Bocah 11 Tahun yang Tenggelam di Sungai Halong Ditemukan

M Dirga • Jumat, 7 Maret 2025 | 18:33 WIB
Jasad Nordamayanti (11) dievakuasi setelah proses pencarian selama tiga hari.
Jasad Nordamayanti (11) dievakuasi setelah proses pencarian selama tiga hari.

 

PARINGIN – Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC PB) BPBD Balangan mengevakuasi jasad Nordamayanti (11), anak perempuan yang tenggelam di Sungai Desa Tungkap, Kecamatan Halong, Kabupaten Balangan.

Korban ditemukan di Desa Gelombang, Kecamatan Juai, pada Jumat (7/3/2025) pukul 16.40, sekitar 11,1 km dari lokasi kejadian.

Jenazah bocah malang itu mengapung dan tersangkut di tiang jembatan. 

Selama tiga hari, proses pencarian melibatkan TRC PB BPBD Balangan, BPK Halong, TRC Halong, relawan, dan warga setempat.

Tiga unit perahu digunakan untuk menyisir sungai. Selain itu, jaring dibentangkan di sungai untuk menahan korban jika terseret arus. 

Nordamayanti tenggelam pada Rabu (5/3/2025) sekitar pukul 16.30 Wita saat bermain bersama empat temannya di sekitar sungai.

Diduga, korban dan teman-temannya terjun dari lanting (rakit bambu) yang tali tambatannya terputus. Karena tidak bisa berenang, Nordamayanti tenggelam. Sementara teman-temannya yang selamat meminta bantuan warga desa.

Proses pencarian tim gabungan jenazah korban dari Desa Tungkap sampai Desa Gelombang, Kabupaten Balangan.
Proses pencarian tim gabungan jenazah korban dari Desa Tungkap sampai Desa Gelombang, Kabupaten Balangan.

Kepala BPBD Balangan Rahmi mengkonfirmasi jasad yang ditemukan di kolong jembatan di Desa Gelombang adalah Nordamayanti.

"Identifikasi dan evakuasi sudah dilakukan relawan. Benar, jasad tersebut adalah anak yang tenggelam di Halong dan telah dicari selama tiga hari ini," ujar Rahmi. 

"Kejadian ini diharapkan menjadi pelajaran berharga bagi kita semua untuk lebih berhati-hati, terutama saat berada di sekitar sungai," ujarnya.

 

Editor : Muhammad Syarafuddin
#pencarian #BPBD #Balangan #Tenggelam