Tiga rumah hancur setelah ditabrak kapal tunda TB KSA 144 yang menarik tongkang TK CB 1213 sekitar pukul 07.20 Wita.
Beruntung, banyak warga yang berada di luar rumah dan memberikan peringatan sebelum tabrakan terjadi.
Salihin, Sekretaris Desa Asia Baru, menjelaskan, "Istri Edi, contohnya, sedang mencuci dan langsung berlari ke dalam rumah untuk membangunkan anak-anaknya. Syukur tidak ada korban jiwa dalam insiden ini."
Dua rumah hancur rata dengan tanah, sedangkan satu rumah lainnya mengalami kerusakan pada warung milik salah satu korban.
Para pemilik rumah yang terdampak, Edi (39), Mahlan (56), dan Nor Asiah (74), mengalami kerugian signifikan.
Baca Juga: Forum Ambin Demokrasi Kalsel Desak Kapolda Tinjau Ulang Kasus Kriminalisasi UMKM di Banjarbaru
Edi kehilangan tiga sepeda motor, Mahlan kehilangan dua sepeda motor dan warung, sedangkan Nor Asiah hanya kehilangan warungnya.
Total kerugian yang dituntut oleh para korban mencapai Rp 1,25 miliar.
Setelah kejadian, pihak perusahaan kapal tunda mengadakan pertemuan dengan para korban di rumah kepala desa.
Baca Juga: Sambut Bulan Penuh Berkah, YBM PLN UID Kalselteng Salurkan Bingkisan Ramadan
"Kami berharap perusahaan dapat memenuhi permintaan ini," kata Salihin.
Nakhoda kapal, yang mengaku tertidur saat mengemudikan, menjadi sorotan publik. Ia merekam dirinya yang terlihat mengantuk sebelum kejadian, dan videonya viral di media sosial.
"Setelah menyadari kapal hilang kendali, nakhoda langsung memutar kapal, tetapi sudah terlambat," jelas Edi.
Baca Juga: Warga Antasari Amuntai Tengah Ditangkap Satres Narkoba Polres HSU, Miliki Paket Sabu Siap Edar
Salihin menambahkan bahwa insiden ini adalah yang pertama kali terjadi di daerah tersebut, meskipun kecelakaan kapal sering terjadi di Marabahan.
"Faktor utama adalah kelalaian nakhoda yang tertidur dan kurangnya pengawasan dari ABK lainnya," ujarnya.
Kasat Polairud Polres Barito Kuala, AKP Supriyanto, mengonfirmasi bahwa kasus ini sedang ditangani pihak kepolisian.
Baca Juga: Ketua DPRD Banjarmasin Desak Penegakan Hukum Terkait Tawuran Remaja dan Aksi Gangster
"Kami telah mengadakan pertemuan dengan perwakilan manajemen perusahaan PT KSA. Tim survei dari asuransi akan memitigasi kerugian," tuturnya, menegaskan bahwa tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, hanya kerugian material.
Editor : M. Ramli Arisno