Rumah milik Atung Wilujeng, seorang petani berusia 41 tahun, ludes dilalap api sekitar pukul 07.30 Wita.
Kebakaran terjadi saat seluruh penghuni rumah tidak berada di tempat.
Baca Juga: Remaja 16 Tahun di Tabalong Jadi Korban Persetubuhan Ayah Kandung, Pelaku Ditangkap Polisi
Warga setempat baru mengetahui kejadian tersebut ketika api sudah membesar, sehingga tidak ada barang berharga yang dapat diselamatkan, termasuk tiga sepeda motor yang berada di dalam rumah.
Tim pemadam kebakaran dan penanggulangan bencana tiba di lokasi dan berhasil memadamkan api setelah satu jam berjuang melawan si jago merah.
Kapolsek Muara Uya, IPTU Ahmad Saleh, beserta anggotanya juga segera menuju lokasi untuk melakukan penyelidikan.
Baca Juga: Kodim 1001/HSU-BLG Dukung Ketahanan Pangan dengan Budidaya Ayam Petelur dan Ikan Konsumsi
Hasil identifikasi di tempat kejadian perkara menunjukkan bahwa kebakaran diduga disebabkan oleh konsleting listrik.
"Sumber api diperkirakan akibat konsleting listrik yang berasal dari bagian ruang dapur rumah korban," jelas Kapolres Tabalong, AKBP Wahyu Ismoyo, melalui Kasi Humas, IPTU Joko Sutrisno.
Atung Wilujeng, pemilik rumah, saat kejadian tidak berada di rumah karena pergi ke kebun bersama istrinya.
Baca Juga: Penutupan TPAS Basirih Banjarmasin Seakan Tampar Pemerintah, Pengamat: Ambil Hikmahnya dan Berbenah
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam musibah ini, meskipun kerugian ditaksir mencapai Rp100 juta.
Editor : M. Ramli Arisno