Insiden itu melibatkan satu unit truk bermuatan keramik, satu sepeda motor, empat mobil pribadi dan satu pikap.
Diduga, kecelakaan terjadi karena rem truk fuso berwarna hijau yang dikemudikan Toni tak berfungsi ketika menaiki tanjakan.
Sehingga, truk bernomor polisi B 9144 KYU yang datang dari arah Bundaran Banjarbaru itu mundur dan menabrak kendaraan yang ada di belakangnya.
Kendaraan yang tertabrak yakni Avanza Silver yang dikemudikan M.fiqri Hamdan, Avanza Silver dikemudikan Zulkifli, Datsun putih dikemudikan Rahman, dan mobil BRV Hitam dikemudikan Syifa.
Kemudian, pikap warna biru dikemudikan oleh Syarani, dan sepeda motor Scoopy putih bernopol polisi DA 5730 AB.
Akibat kejadian itu, pengendara sepeda motor Scoopy yang belum diketahui identitasnya mengalami luka-luka dan dilarikan ke rumah sakit.
Sopir truk bernama Toni mengatakan, saat melintasi tanjakan jalan, truk yang dikemudikannya mendadak mati. Sementara, rem truk tidak berfungsi saat itu. “Rem tangannya juga tak berfungsi, jadi enggak bisa menghentikan truknya," katanya.
Sementara itu, Kasat Lantas Polres Banjarbaru, AKP Embang Pramono berjanji akan melakukan penyelidikan penyebab kecelakaan beruntun ini. “Untuk penyebabnya masih dilakukan penyelidikan,” ujarnya saat ditemui awak media di lokasi kejadian.
Embang membenarkan ada satu korban luka-luka akibat kecelakaan ini. Namun pihaknya perlu melakukan pendalaman. “Nanti kami cek (korban) di rumah sakit,” tutupnya.
KRONOLOGI KEJADIAN
- Truk fuso hijau warna hijau bermuatan keramik datang dari arah Bundaran Banjarbaru menuju Sungai Ulin.
- Ketika di tanjakan Jalan Ir PM Noor, truk tak kuat menanjak dan mesinnya tiba-tiba mati, kemudian mundur.
- Sopir berusaha menghentikannya, namun rem truk tidak berfungsi. Sehingga truk terus mundur dan menabrak enam kendaraan di belakangnya.
- Akibatnya seorang pengendara sepeda motor menderita luka-luka dan dilarikan ke rumah sakit.
Editor : Sutrisno