Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Aksi Heroik Bripda Denny Selamatkan Pria Mabuk Kecubung dari Jembatan 3 Desember Kandangan

Salahudin Radar Banjarmasin • Jumat, 13 Desember 2024 | 15:20 WIB

MENJELASKAN: Wakapolres HSS Kompol Riswiadi didampingi Kabag Ops AKP Imam Suryana, Kasi Humas Iptu Purwadi dan Kasat Tahti Iptu Joko Susilo saat press release.
MENJELASKAN: Wakapolres HSS Kompol Riswiadi didampingi Kabag Ops AKP Imam Suryana, Kasi Humas Iptu Purwadi dan Kasat Tahti Iptu Joko Susilo saat press release.
KANDANGAN – Anggota Kepolisian Resor (Polres) Hulu Sungai Selatan (HSS), Bripda Denny Tri Izmiyadi, melakukan aksi heroik dengan menyelamatkan nyawa seorang pria bernama Akhmad Riswan Rizaldi (29) yang diduga mabuk kecubung dan nekat melompat dari Jembatan 3 Desember, Kelurahan Kandangan Barat, Kecamatan Kandangan, pada Kamis (12/12/2024) siang.

Wakapolres HSS, Kompol Riswiadi, menjelaskan bahwa aksi penyelamatan ini bermula sekitar pukul 11.00 Wita, saat Bripda Denny yang baru saja selesai dinas hendak pulang ke rumahnya di Pandai Getah, Kecamatan Kandangan.

Saat melintas di Jembatan 3 Desember, ia melihat Akhmad, warga Jalan Brigjen Hasan Basry, yang diketahui tidak bisa berenang, melompat ke Sungai Amandit karena berhalusinasi dikejar seseorang.

Baca Juga: Hasil Audit Dana Kampanye Pilbup Tanah Bumbu 2024, Ini Besarannya!

“Melihat ada warga di sungai yang berpegangan pada tiang jembatan, Bripda Denny menanyakan apa yang dilakukan Akhmad dan apakah ia bisa berenang. Akhmad menjawab bahwa ia sedang dikejar orang yang akan membunuhnya dan mengaku tidak bisa berenang,” ujar Riswiadi saat press release di Mapolres HSS, Jumat (13/12/2024).

Menyadari situasi berbahaya tersebut, Bripda Denny langsung melompat ke sungai untuk menyelamatkan Akhmad.

“Setelah berhasil merangkul Akhmad, Bripda Denny meminta bantuan warga yang melintas untuk menghubungi Damkar agar membawa alat pelampung atau ban untuk mengevakuasi ke tepian sungai,” tambahnya.

Baca Juga: BNNK Balangan Luncurkan Program Rehabilitasi dan Asesmen Tersangka Narkoba

Sekitar 15 menit kemudian, bantuan dari Damkar tiba dengan pelampung untuk mengevakuasi Akhmad ke tepian.

Dari keterangan Akhmad, ia mengaku baru mengonsumsi tiga biji buah kecubung yang didapatnya di sekitar Kecamatan Loksado, akibat permasalahan rumah tangga. “Ada permasalahan keluarga dengan istri dan anaknya,” tuturnya.

Saat ini, Akhmad diamankan di Polres HSS atas permintaan pihak keluarga untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Meskipun kondisi fisiknya sehat, secara psikologis ia masih terpengaruh oleh konsumsi kecubung.

Baca Juga: UMK Banjarmasin Naik 6,5%, Namun Buruh Khawatir Pajak Tambahan Membebani

“Kami mengamankan Akhmad agar tidak kemana-mana dan menghindari menyakiti diri sendiri atau orang lain,” jelas Riswiadi.

Polres HSS juga mengimbau warga untuk memusnahkan tanaman kecubung jika menemukannya, karena dapat membahayakan diri sendiri dan orang lain.

“Kami meminta aparat desa, mulai dari RW, RT, kepala desa, hingga camat, untuk mengimbau warganya memusnahkan tanaman kecubung. Para orang tua juga harus lebih memperhatikan anak-anaknya agar tidak mengonsumsi kecubung,” imbau Riswiadi.

Baca Juga: Dinas Satpol PP dan Damkar HSU Usul Pengadaan Mobil Fire and Rescue, Ini Respons Sekda HSU

Aksi heroik Bripda Denny, yang baru satu tahun menjadi anggota Polri, akan diajukan untuk mendapatkan reward dari Kapolda Kalsel, Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan.

“Kami bangga dengan Bripda Denny, yang menunjukkan jiwa kesatria dan penolong yang presisi,” ucap Riswiadi.

Sebelum bergabung dengan Polri, Bripda Denny merupakan relawan dari BPK dan sudah terbiasa melakukan penyelamatan serta pencarian warga tenggelam di sungai.

 

Editor: M. Ramli Arisno

Editor : M. Ramli Arisno
#kecubung #penyelamatan #Bripda Denny #polres hss #Jembatan 3 Desember