Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Air Laut Pasang, Buaya Masuk Permukiman Warga di Batulicin 

Zulqarnain Radar Banjarmasin • Minggu, 8 Desember 2024 | 18:49 WIB
EVAKUASI: Petugas Damkar Batulicin mengevakuasi buaya yang terjebak di kolong rumah warga. Proses evakuasi berjalan aman meski menggunakan peralatan sederhana. (Foto: PKJR Tanah Bumbu untuk Radar Banj
EVAKUASI: Petugas Damkar Batulicin mengevakuasi buaya yang terjebak di kolong rumah warga. Proses evakuasi berjalan aman meski menggunakan peralatan sederhana. (Foto: PKJR Tanah Bumbu untuk Radar Banj

BATULICIN - Warga RT 15, Kelurahan Batulicin, Kecamatan Batulicin, Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, dikejutkan oleh kemunculan seekor buaya sepanjang, sekira dua meter pada Sabtu (7/12/2024) dini hari.

Buaya tersebut ditemukan terjebak di bawah rumah warga sekitar pukul 00.30 Wita.

Permukiman ini memang berdekatan dengan Muara Sungai Batulicin yang menjadi habitat buaya.

Satwa itu diduga masuk saat air laut pasang dan tidak sempat kembali ke sungai ketika air mulai surut.

Warga segera melaporkan keberadaan buaya tersebut kepada tim pemadam kebakaran (damkar) Unit Batulicin.

Tim yang tiba di lokasi langsung melakukan evakuasi.

“Ketika air surut, buaya ini terjebak di kolong rumah warga. Kami dihubungi untuk mengevakuasi.

EVAKUASI: Petugas Damkar Batulicin mengevakuasi buaya yang terjebak di kolong rumah warga. Proses evakuasi berjalan aman meski menggunakan peralatan sederhana. (Foto: PKJR Tanah Bumbu untuk Radar Banj
EVAKUASI: Petugas Damkar Batulicin mengevakuasi buaya yang terjebak di kolong rumah warga. Proses evakuasi berjalan aman meski menggunakan peralatan sederhana. (Foto: PKJR Tanah Bumbu untuk Radar Banj

Prosesnya berjalan aman meski peralatan yang digunakan sangat sederhana,” kata Andi Faisal, Danton Unit Damkar Batulicin.

Evakuasi buaya hitam itu dilakukan dengan hati-hati. Petugas mengikat mulut buaya untuk mencegah gigitan.

Sementara kaki dan ekornya diikat agar satwa tersebut tidak melukai petugas. Setelah berhasil ditangkap, buaya dibawa ke posko damkar sebelum diserahkan kepada pihak Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA).

Editor : Arif Subekti
#kalimantan selatan #Buaya #Tanah Bumbu #batulicin #air laut pasang