Dari keterangan saksi dan olah kejadian tim Polsek Amuntai Tengah dibantu tim Inafis Polres HSU, api diketahui dari dapur rumah salah satu korban bernama Faturahman.
Hal tersebut dibenarkan Kapolsek Amuntai Tengah, Ipda Sulistiono.
“Api dari dapur rumah Faturahman. Istrinya bernama Darmatasiah sempat minta tolong. Tapi api cepat berkobar,” ujar Ipda Sulistiono mewakili Kapolres HSU AKBP Meilki Bharata, Senin (22/12/2024).
Bahkan istrinya minta tolong sambil berlari keluar rumah. Karena bangunan semi permanen akhirnya api cepat membesar dan menyambar tiga rumah lainnya di sekitar kejadian.
“Api selanjutnya menjalar ke samping rumah milik Didi kemudian ke rumah milik Ani Yuliani. Relawan pemadam lalu datang ke lokasi. Tak lama api berhasil dikuasai,” sampai kapolsek.
Dari informasi tak kurang dari 10 armada barisan pemadam kebakaran menuju lokasi musibah.
“Tidak ada korban jiwa. Hanya ada warga yang mengalami luka bakar,” jawabnya.
Diketahui, kejadian kebakaran ini terjadi Senin (2/12/2024) sekitar pukul 03.30 Wita.
Empat kepala keluarga menjadi korban satu diantaranya alami luka bakar atas nama Faturahman (57) tahun.
Terakhir Ipda Sulistiono, berpesan kepada masyarakat untuk berhati hati terhadap kebakaran. Perhatikan kompor sebelum tidur atau keluar rumah.
Dan cek secara berkala alat atau perabot rumah tangga yang bersumber listrik. Sebab kebakaran banyak dipicu arus pendek listrik dan kompor meleduk.
Empat KK yang menjadi korban yakni rumah milik Iwan/Ami Yuliani terbakar 100 persen terdiri satu KK, rumah dua pintu kepemilikan Faturahman terbakar 100 persen, dua KK.
Sedangkan kediaman Didi Wahyuni terbakar 100 persen jumlah satu KK, dan rumah milik Aiman terbakar 25 persen terdiri satu KK.
Editor : Sutrisno