Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Buaya Lepas Gegerkan Warga Sukamara Banjarbaru, BKSDA Pasang 16 Titik Jebakan

M Fadlan Zakiri • Sabtu, 30 November 2024 | 10:15 WIB
MENUNJUK : Babinsa Kelurahan Landasan Ulin Utara, Serma Kuat menunjukkan salah satu perangkap buaya yang dipasang petugas BKSDA Kalsel, di area kebun warga
MENUNJUK : Babinsa Kelurahan Landasan Ulin Utara, Serma Kuat menunjukkan salah satu perangkap buaya yang dipasang petugas BKSDA Kalsel, di area kebun warga

BANJARBARU - Warga sekitaran Jalan Sukamara dan Sukamaju, Kelurahan Landasan Ulin Utara, Kecamatan Liang Anggang, Kota Banjarbaru, dibuat geger dengan kabar kemunculan seekor anakan buaya muara.

Bukan di sungai atau kolam, warga melihat buaya berukuran sekira satu meter lebih itu, berenang di aliran parit kebun sayur milik warga di sana.

Salah seorang tokoh masyarakat di sana, Deky Yuniarto mengugkapkan, keberadaan hewan liar ini terungkap sekira tiga hari yang lalu.

“Kejadiannya malam hari, tepatnya salah seorang warga kami di RT 7 RW 4, memeriksa kebun sawit miliknya. Pas disenter ke arah aliran parit, ternyata ada buaya. Ukurannya kurang lebih seperti betis orang dewasa,” ungkapnya, Jumat (29/11/2024) petang.

Informasi itu langsung menggegerkan warga sekitar. Terutama di Gang Hidayah, Jalan Sukamara. Meski berukuran kecil masyarakat setempat khawatir buaya itu akan jadi membahayakan keselamatan anak-anak di sana.

“Makanya saya langsung minta bantuan petugas BKSDA Provinsi Kalsel, agar buayanya cepat dievakuasi dari perairan sekitar rumah kami,” ujarnya.

Saat ini tim dari BKSDA sudah memasang 16 titik perangkap untuk menangkap anakan buaya tersebut.

“Ada yang pakai jala dan kail khusus menangkap buaya yang dipasangi daging ayam sebagai umpannya,” kata Deky.

Selain berkordinasi dengan BKSDA, Deky juga mengaku sudah melaporkan gangguan hewan liar ini ke polisi dan petugas kelurahan setempat.

Bukan tanpa alasan hal itu dilakukan, sebab setelah ditelusuri anakan buaya ini ternyata berasal dari salah satu rumah di Jalan Sukamara juga.

Rumah itu, kata Deky, tempat usaha yang bergerak di bidang kuliner. Dan buaya yang menggegerkan warga tersebut terlepas secara tidak sengaja dari kandangnya.

“Tadi saya sudah cek ke lokasi langsung, untuk memastikan jumlah buaya yang lepas. Soalnya info yang beredar buaya lepas ini ada tiga ekor, setelah dicek ternyata hanya satu saja,” ungkapnya.

Sementara itu Babinsa Kelurahan Landasan Ulin Timur, Serma Kuat meminta kepada warga untuk tetap tenang.

"Warga tidak perlu khawatir, sekarang upaya pencarian sudah dilakukan oleh BKSDA. Tapi tetap waspada sampai buaya ditangkap," jelasnya. 

Editor : Arief
#hewan #banjarbaru #Buaya #satwa