BATULICIN - Seekor buaya kembali terlihat di kawasan Masjid Apung Ziyadatul Abrar, Siring Pagatan, Desa Sungai Lembu, Kecamatan Kusan Hilir, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan.
Buaya ini terlihat beberapa kali, terakhir tertangkap kamera drone pada Jumat (8/11/2024) pagi.
Kepala Desa Sungai Lembu, Rusniansyah, pada mengonfirmasi keberadaan buaya tersebut.
“Tim Dokumentasi Desa berhasil merekam buaya itu melintas di sekitar masjid menggunakan drone,” ujarnya.
Video tersebut, kata Rusniansyah, telah dikirim ke Satuan Polisi Pamong Praja dan Damkar serta Camat Kusan Hilir untuk mempersiapkan langkah penanganan.
Penampakan buaya pertama terjadi sekira pukul 01.00 Wita.
Tim gabungan dari aparat desa, Babinsa, Polmas, BPD, dan nelayan setempat melakukan patroli sampai pukul 03.40 dini hari.
Pagi harinya, sekira pukul 08.00 Wita, buaya itu tampak bergerak ke arah Muara Sungai Beringin.
Menurutnya, buaya muara cenderung aktif menjelang malam, sedangkan pagi hingga sore dianggap lebih aman.
Kendati begitu, ia tetap mengingatkan warga untuk terus waspada.
“Kami tetap memberi edukasi dan imbauan kepada pengunjung,” terangnya.
Saat ini, dua metode penangkapan sedang dipersiapkan. Alternatif pertama adalah memasang dua set jaring di titik-titik yang sering menjadi lokasi penampakan.
Alternatif kedua adalah pemasangan perangkap khusus yang akan disiapkan oleh Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA).
Bupati Tanah Bumbu, Zairullah Azhar, juga sempat menyinggung kemunculan buaya di pesisir Pantai Siring Pagatan dalam rapat bersama jajarannya pada Selasa (5/11/2024).
Kemunculan buaya ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan masyarakat.
Kemunculan ini berdampak pada menurunnya jumlah pengunjung ke pantai, yang turut mempengaruhi pendapatan pedagang di sekitar lokasi.
Zairullah mengaku prihatin dan meminta dinas terkait untuk berkoordinasi dengan pihak berwenang dalam penanganan satwa liar.
Ia berharap langkah antisipasi segera dilakukan untuk menjaga keamanan pengunjung serta memulihkan aktivitas ekonomi di Pantai Pagatan.
Sebelumnya, pada Selasa (27/8/2024) malam, buaya sempat terlihat di dekat Masjid Apung Ziyadatul Abrar.
Video penampakannya tersebar di media sosial.
Saat itu, Kepala Resort Taman Wisata Alam Pulau Burung Sewangi BKSDA Wilayah Batulicin, Muhammad Tejar menduga, buaya tersebut terbawa arus laut atau sedang mencari makan karena habitatnya di Sungai Sei Loban telah berkurang.
Untuk itu, pihak BKSDA memasang plang peringatan untuk meningkatkan kewaspadaan di area tersebut.
Editor : Arif Subekti