AMUNTAI - Ular piton atau sanca kembang mengagetkan Noorsehat (60), warga Desa Pamintangan, Kecamatan Amuntai Tengah, Kabupaten Hulu Sungai Utara.
Bersembunyi di bawah kolom lemari miliknya pada Senin (4/11/2024) malam sekitar pukul 22.00 Wita.
Karena takut, peristiwa itu dilaporkan ke Tim Animal Rescue dari Amuntai Peduli Sesama (APS) Amuntai.
Tak lama menerima laporan telepoin, Hendra dan timnya datang untuk mengevakuasinya.
Namun, hewan liar ini melakukan perlawanan. Tidak ragu menyerang Hendra sang penjinak ular.
Hampir 25 menit, ular akhirnya berhasil dievakuasi dari kolong lemari milik pelapor.
“Piton setelah ditangkap dan diukur sepanjang dua meter. Cukup besar,” ujarnya pada media ini, Selasa (5/11/2024).
Diakui Hendra, evakuasi agak sulit dilakukan.
Kondisi ruang padat dengan barang.
Sebagian barang rumah tangga itu harus digeser terlebih dulu.
“Alhamdulillah, piton ditangkap menggunakan tangan kosong. Sedangkan pitonnya ada yang bersedia merawat, sehingga kami serahkan ke pencinta reptil di daerah ini,” ungkapnya.
Hendra menebak ular piton masuk dari belakang rumah Noorsehat yang kondisinya semak-semak.
“Kami imbau masyarakat agar selalu membersihkan semak di sekitar lingkungan. Agar tak menjadi sarang ular,” pesannya.
Hendra juga menyampaikan apabila ada ular masuk ke lingkungan warga dipersilakan melaporkan ke nomor ini Hp: 0896-2823-1877 atas Nama Hendra Animal Rescue Amuntai Peduli Sesama (APS).
Editor : Eddy Hardiyanto