Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Kubah Datu Sampit di Danau Panggang Terbakar, Damkar HSU Sebut Dugaan Penyebabnya

M Akbar Radar Banjarmasin • Minggu, 20 Oktober 2024 | 14:01 WIB

MUSIBAH: Kebakaran di Kubah Datu Sampit, Desa Pandamaan RT 01, Kecamatan Danau Panggang, menyisakan puing kayu yang sudah gosong menjadi arang. (Foto: M.Akbar/Radar Banjarmasin)
MUSIBAH: Kebakaran di Kubah Datu Sampit, Desa Pandamaan RT 01, Kecamatan Danau Panggang, menyisakan puing kayu yang sudah gosong menjadi arang. (Foto: M.Akbar/Radar Banjarmasin)
AMUNTAI - Jago merah mengusik malam warga Desa Pandamaan di Kecamatan Danau Panggang, Kabupaten Hulu Sungai Utara, Sabtu (19/10) sekitar pukul 23.50 Wita.

Kebakaran tersebut menyasar kubah kuburan tua atau masyarakat di sana mengenalnya dengan nama Kubah Datu Sampit.

Untungnya respons pemadam kebakaran yang cepat membuat api tidak menjalar ke bangunan sekitar lokasi kejadian.

Kuat dugaan sementara kebakaran dipicu arus pendek listrik atau korsleting.

Anggota Damkar HSU, Edy Saputra, mengatakan, kebakaran terjadi di Desa Pandamaan Kecamatan Danau Panggang, membakar satu bangunan.

“Yang terbakar hanya satu bangunan kubah milik Datu Sampit, yang berada di tengah tengah alkah muslim di RT 01 Desa Pandamaan,” ujar Edy pada media ini, Minggu (20/10/2024).

Disampaikan Edy, bahwa pada kuburan Datu Sampit banyak ditinggal kain-kain oleh peziarah, dan kain ini kemungkinan terkena percikan arus pendek listrik, dan diduga menjadi penyebab kebakaran.

Keterangan masyarakat di lokasi lanjut Edy, kubah hanya diterangi satu, tapi kabelnya bertahun-tahun belum dilakukan pergantian.

“Dugaan awal arus pendek listrik, tak ada bangunan lain yang terdampak."

"Pihak kepolisian Polsek Danau Panggang, juga sudah melakukan penyelidikan dan memasang police line,” jawab singkat mewakili Kabid Damkar dan Linmas, H Barkat Syahrul Kalam.

 

 

Editor : Sutrisno
#HSU #Amuntai #Kebakaran