Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Berhasil Menyelamatkan Temannya, Siswi SMPN Bintang Ara Malah Jadi Korban Tenggelam di Sungai Tabalong

Ibnu Dwi Wahyudi • Selasa, 24 September 2024 | 10:02 WIB
EVAKUASI : Tim Penanggulangan Bencana Swadaya menemukan Rahmiati siswi SMPN Bintang Ara Tabalong berusia 12 tahun yang tenggelam. (Foto : Polres Tabalong untuk Radar Banjarmasin)
EVAKUASI : Tim Penanggulangan Bencana Swadaya menemukan Rahmiati siswi SMPN Bintang Ara Tabalong berusia 12 tahun yang tenggelam. (Foto : Polres Tabalong untuk Radar Banjarmasin)

TANJUNG - Seorang anak berusia 12 tahun di Desa Usih RT 5 Kecamatan Bintang Ara, Tabalong, Kalimantan Selatan dinyatakan meninggal dunia karena tenggelam ke sungai.

Korbannya perempuan bernama Rahmiati, siswi di SMPN Bintang Ara.

Kapolres Tabalong AKBP Wahyu Ismoyo melalui PS Kasi Humas, Iptu Joko Sutrisno membeberkan hasil indentifikasi kronologis kejadian.

Korban sebelum tenggelam mencari kerang bersama teman-temannya.

"Menurut keterangan 7 saksi yang merupakan teman-teman korban. Mereka bersama-sama mencari kerang di sungai Tabalong," katanya, Selasa (24/9/2024).

Naasnya, saat mencari kerang Senin (23/9/2024) sore itu, temannya terpelet dan tercebur ke sungai.

Korban spontan menolongnya, lalu tenggelam.

"Korban berenang menyelamatkan dan berhasil. Namun, tidak muncul kembali ke permukaan air sungai," jelasnya.

Melihat korban tenggelam, temannya mencari pertolongan warga sekitar.

Kemudian unit penanggulangan bencana swadaya berdatangan melakukan pencarian.

Sekitar 45 menit pencarian dilakukan, akhirnya tubuh korban ditemukan berjarak 20 meter dari titik awal korban melompat ke sungai.

Sayangnya, Rahmiati tidak terselamatkan, meninggal dunia.

Korban kemudian dilarikan ke Puskesmas Bintang Ara untuk tindakan medis.

"Orang tua korban menolak untuk dilakukan pemeriksaan medis atau autopsi," terangnya.

Editor : Eddy Hardiyanto
#Tabalong #Siswi SMPN #Tenggelam