BANJARBARU - Pencatutan nama pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Banjarbaru kembali terjadi. Tak tanggung-tanggung, kali ini seorang oknum tak bertanggung jawab mengaku dirinya sebagai Wali Kota Banjarbaru, Aditya Mufti Ariffin.
Sebuah tangkapan layar yang diterima Radar Banjarmasin memperlihatkan obrolan dari media sosial Facebook dengan akun bernama Aditya Mufti Ariffin.
Dalam obrolan itu, akun yang digunakan oknum tersebut meminta informasi terkait pembangunan masjid, musala, ponpes, rumah tahfidz, TPA/TPQ dan tempat ibadah dengan tujuan ingin menyalurkan donasi.
"Alhamdulillah, ini ulun (saya) dan keluarga ada sedikit rezeki ingin menyalurkan donasi untuk pembangunan tempat ibadah dan pendidikan," kata akun itu.
Akun yang menggunakan foto profil wali kota Aditya tersebut juga menyampaikan, apabila ada proposal pembangunan bisa dikirim ke nomor WhatsApp yang ia sertakan di obrolan itu.
Dikonfirmasi terkait hal tersebut, Aditya mengakui ada oknum yang mencatut namanya di sosial media. Baik itu di WhatsApp maupun Facebook.
"Maaf itu bukan akun FB dan nomor WA saya, kalau ada yang menghubungi pakai no itu, saya tidak bertanggung jawab atas hal-hal yang tidak diinginkan,"ringkasnya.
Wali kota mengimbau untuk terus berhati-hati agar tidak tertipu oleh oknum tak bertanggungjawab.
Editor: Sutrisno
Editor : Arief