Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Lubang Tambang di Kintap Kembali Makan Korban

Norsalim Yahya • Selasa, 17 September 2024 | 12:13 WIB
CARI KORBAN: Upaya pencarian bocah bernama Dwi Priyo Utomo, korban tenggelam di eks lubang tambang di Desa Sumber Jaya, Kecamatan Kintap oleh tim gabungan.
CARI KORBAN: Upaya pencarian bocah bernama Dwi Priyo Utomo, korban tenggelam di eks lubang tambang di Desa Sumber Jaya, Kecamatan Kintap oleh tim gabungan.

KINTAP – Lubang bekas tambang emas hitam di Kecamatan Kintap, Tanah Laut, Kalimantan Selatan, telah menjadi ancaman berbahaya bagi komunitas setempat, dan kejadian ini menyoroti pentingnya pengawasan dan perlindungan yang lebih baik terhadap lokasi-lokasi berisiko tinggi seperti itu.

Buktinya, lubang tersebut kembali memakan korban. Kali ini korbannya adalah bocah berusia 13 tahun.

Kejadian nahas menimba bocah bernama Dwi Priyo Utomo ini terjadi pada Senin (16/9) pagi. Lokasinya di Desa Sumber Jaya.

Korban yang masih duduk di bangku kelas 1 SMP ini adalah warga Kintapura, Kecamatan Kintap.
Kapolres Tanah Laut (Tala), AKBP Muhammad Junaeddy Jhonny melalui Kapolsek Kintap, AKP Ahmad Baysori menceritakan kronologi kejadian tersebut.

Menurutnya semula korban berangkat menuju lubang eks tambang batu bara itu bersama temannya.

Selang beberapa waktu, korban pun ingin berenang. Bahkan dia telah melepas bajunya dan hanya tersisa celana pendek biru.

"Temannya sempat menegur agar tidak berenang, tapi korban ngotot. Hingga akhirnya korban tenggelam," ungkap Kapolsek.

Dikatakan Baysori, teman korban sempat berusaha menolong dengan menarik tubuh korban, namun terlepas.

"Kejadian itu kemudian dilaporkannya ke Polsek Kintap," ungkapnya.

Pencarian korban melibatkan Polsek, Bhabinsa, aparat desa, BPBD, Damkar Kintap, serta anggota dari PT. Arutmin Indonesia.

"Korban ditemukan tim penyelam sekira jam 13.00 Wita dengan kondisi sudah meninggal," bebernya.

Selanjutnya, korban dibawa ke rumah duka untuk kemudian dimakamkan.

Sekretaris Desa Kintapura, Muhammad Helman mengatakan, jenazah korban telah disalatkan di Langgar Al Irsyad setelah Ashar.

"Baru saja selesai disalatkan dan kemudian dibawa ke pemakaman umum Gunung Bendera di RT 10 Dusun 2," katanya.

Editor: Arif Subekti

Editor : Arief
#Tanah Laut #Tambang #Tenggelam