Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Warga Sungai Malang Dihebohkan Kebakaran Lahan Dua Malam Berturut-Turut, Ini Pesan Damkar Kabupaten HSU

M Akbar • Sabtu, 14 September 2024 | 20:41 WIB
TERBAKAR:Lahan terbakar di wilayah Kelurahan Sungai Malang, kabupaten HSU membuat warga was-was.(Foto:M Akbar/Radar Banjarmasin)
TERBAKAR:Lahan terbakar di wilayah Kelurahan Sungai Malang, kabupaten HSU membuat warga was-was.(Foto:M Akbar/Radar Banjarmasin)

AMUNTAI - Kebakaran lahan terjadi dua malam berturut-turut di Kelurahan Sungai, Kecamatan Amuntai Tengah, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU).

Kebakaran lahan ini menyebabkan warga di Kelurahan Sungai Malang, khususnya di RT 11 dan RT 12 panik. Sebab kebakaran lahan sangat dekat dengan pemukiman warga.

Untung respon barisan pemadam kebakaran baik dari pemerintah daerah dan relawan swadaya sigap menuju lokasi kejadian.

“Iya, dua malam ini kebakaran lahan di tempat kami terjadi. Sontak bikin panik warga, tidak hanya di RT kami namun RT lainnya di Sungai Malang,” ujar Amat warga sekitar lokasi kebakaran lahan.

Supervisor Tim Reaksi Cepat BPBD HSU, Dody Pramana Poetra mengatakan benar terjadi kebakaran lahan di Kelurahan Sungai Malang.

Terjadinya sudah dua malam ini, yakni Kamis (12/9/2024) dan Jumat (13/9/2024). Kejadian hampir sama yakni malam hari.

Lokasi kebakaran pun lanjutnya, sangat dekat dengan pemukiman warga yang tergolong padat penduduk.

“Sebelumnya kebakaran lahan dan semak kering terjadi di RT 11 dan malam berikutnya di RT 12. Semua di Kelurahan Sungai Malang,” ujar Dody pada media ini, Sabtu (14/6/2024).

Dugaan sementara, ada indikasi sengaja dibakar. Sebab di lokasi kebakaran setelah padam ditemukan botol oli dan kayu bekas terbakar. “Pohon yang terbakar yakni pohon Bambu dan pohon Rumbia,” ujar Dody.

Kejadian sebelumnya di Banyu Hirang, Kecamatan Amuntai Selatan, pihaknya malah menemukan sisa ban motor yang sengaja dibakar.

“Untuk pelaku tidak ditemukan. Sebab, pelaku kemungkinan panik saat membuka lahan dengan membakar, ternyata api membesar. Sehingga panik dan kabur,” jawabnya pada media ini.

Sementara itu, Kabid Linmas dan Damkar Dinas Satpol PP dan Damkar HSU, H Barkat Syahrul Kalam mengimbau tidak membuang puntung rokok di sembarang tempat, terlebih semak kering.

Selanjutnya, hindari praktek membuka lahan perkebunan atau pertanian dengan cara membakar. Termasuk, tidak meninggalkan api di hutan dan lahan ketika masih menyala.

“Mari kita jaga lingkungan dengan tidak membakar lahan. Agar kita sehat dan alam tetap lestari,” pesannya, mewakili Kepala Dinas Satpol PP dan Damkar HSU, Asikin Noor.

Editor : Fauzan Ridhani
#kebakaran lahan #pemukiman warga #Amuntai #Kabupaten Hulu Sungai Utara #pemadam kebakaran