Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Penipuan Berkedok Konser di Banjarmasin, Catut Nama Program Provider

Tia Lalita Novitri • Senin, 26 Agustus 2024 | 13:29 WIB
AWAS PENIPUAN: Poster konser tipu-tipu yang muncul di Instagram. IM3 meminta masyarakat Banjarmasin lebih berhati-hati.
AWAS PENIPUAN: Poster konser tipu-tipu yang muncul di Instagram. IM3 meminta masyarakat Banjarmasin lebih berhati-hati.

BANJARMASIN - Penipuan mencatut nama IM3 Colabonation rupanya sampai juga ke Banjarmasin. Lima hari belakangan, akun Instagram @im3.colabonation mencari mangsa. Menjaring calon korban lewat penawaran tiket konser musik.

Penipu mencatut nama IM3, salah satu perusahaan provider telekomunikasi Indonesia. IM3 Colabonation sendiri adalah program konser IM3 pada 2022-2023.

"Tidak ada event IM3 Colabonation di 2024," tegas Marketing Communication IM3 Banjarmasin, Dwiky Septilio, Minggu (25/8).

Poster digital promosi tipuan diunggah sejak 13 Agustus. Bintang tamunya Nadin Amizah, Hindia dan Vierratale. Konser rencananya digelar 20 September di Gedung Sultan Suriansyah, Banjarmasin Utara.

Akun berpengikut 13,9 ribu itu cukup meyakinkan. Poster, video, dan foto yang diunggah beresolusi tinggi. Lengkap dengan highlight 24 kota sasaran program konser.

Akun ini getol berpromosi. Setiap hari membuat Instagram Story, lengkap dengan tautan pemesanan tiket.

"Penipu menawarkan harga tak jauh dari program sebenarnya, kisaran Rp70 ribu hingga Rp430 ribu,” bebernya.

Hingga kini, Dwiky dan tim terus menerima aduan korban. “Sebagian sudah terlanjur transaksi,” imbuhnya.

Selain merugikan masyarakat, juga mengancam kepercayaan terhadap merek. “Sangat merugikan kami. Ini berkaitan dengan kepercayaan pelanggan,” ujarnya.

IM3 Banjarmasin sejauh ini aktif mengajak korban melaporkan akun sehingga bisa ditangguhkan sistem.

“Untuk upaya lebih jauh, tim pusat yang bertindak. Sementara kami berusaha agar akun penipu ini di-banned,” ujarnya.

Salah satu penggemar Hindia, Syifa sempat kegirangan. Menonton grup musik indie itu secara langsung adalah impiannya. “Sudah berharap, ternyata ini tipuan,” sesalnya.

Syifa mengendus kabar tak enak tentang konser ini, sesaat sebelum registrasi untuk pemesanan tiket.

“Melihat komentar salah satu akun, dia berhasil bayar tapi tak mendapat e-tiket di email. Ini mencurigakan,” ujar warga Teluk Dalam, Banjarmasin Tengah itu.

Ia juga mengonfirmasi lewat akun resmi provider. Ternyata poster promosi yang Syifa lihat sebelumnya itu hoax.

“Kecewa tidak jadi nonton, tapi bersyukur tak sempat menjadi korban penipuan,” pungkasnya. 

Editor: Syarafuddin

Editor : Arief
#im3 #Penipuan #banjarmasin #konser