Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Korban Perampokan Handil Bakti Meninggal Dunia, Dirampok Saat Jualan Paket Data

Maulana Radar Banjarmasin • Sabtu, 24 Agustus 2024 | 04:34 WIB
SADIS: Dua orang perampokan berhasil ditangkap Tim Macan Polsek Alalak, Barito Kuala.
SADIS: Dua orang perampokan berhasil ditangkap Tim Macan Polsek Alalak, Barito Kuala.

MARABAHAN - Fauzi (22) menghembuskan nafas terakhir, Kamis (22/8) malam bada Magrib. Pemuda ini merupakan korban dugaan perampokan yang terjadi Rabu (21/8) malam, sekira pukul 21.00 Wita, di Jalan Trans Kalimantan Ponsel 87, Kelurahan Handil Bakti, Alalak, Kabupaten Barito Kuala (Batola).

Kronologinya, menurut keterangan keluarga, kejadian berlangsung singkat. Seperti biasa, korban berjualan paket data di gerai phonselnya di kawasan Trans Kalimantan, kawasan eks Kafe Olala. Di sebelahnya ada dua toko lain. Malam itu korban hendak bersiap menutup toko, karena sudah pukul sembilan malam.

Tiba-tiba, korban didatangi dua orang pria, salah satunya masuk ke dalam toko, dan seorangnya menunggu di luar. Pelaku merampas handphone milik korban. Sesaat itu, korban langsung melakukan perlawanan dan sempat duel dengan tangan kosong.

Merasa ada perlawanan, pelaku langsung mengeluarkan senjata tajam dari balik bajunya, dan langsung menyerang korban. Ada empat mata luka bersarang di tubuh korban, diantaranya perut, lengan dan dua luka di punggung.

"Kami tidak mengetahui pasti juga kronologisnya. Hanya mendengar dari pemilik toko di sebelah korban," cerita Wawan (30) saudara sepupu korban.

Mendengar kabar buruk itu, seluruh keluarga korban ke RSUD dr Moch Ansari Saleh Banjarmasin. Di sana korban sudah dalam penangan medis.

"Kata dokter, ada salah satu luka yang parah mengenai organ sensitif di dalam tubuhnya, sehingga menyebabkan korban mengalami pendarahan," ungkap Wawan.

Keesokan harinya, korban dibawa pulang, tepatnya Kamis (22/8) siang. Selama penanganan, korban masih sadarkan diri.

"Pas mau magrib, kondisinya tidak sadarkan diri, lalu kami larikan ke klinik Setara di Handil Bakti, dan dipastikan tenaga medis di IGD bahwa korban sudah meninggal dunia," beber Wawan.

Kasus ini ditangani Polsek Alalak. Tim Macan Alalak dan Macan Batola berhasil membekuk dua orang pelaku di kawasan Gambut, Jalan Lingkar Utara Gubernur Syarkawi, Kabupaten Banjar, tak lama setelah kejadian.

Selain mengamankan dua orang pelaku polisi mengamankan dua senjata tajam jenis badik.
Dua pelaku tersebut diduga residivis kambuhan. Mereka Syarkani (29), warga Sukumpul Gang Tanjung Rema RT 13, Kecamatan Martapura, Kabupaten Banjar dan Denny Susanto (42), warga Desa Lodoyo RtT 13 Kecamatan Ambarawa kota Semarang, Jawa Tengah.

Kapolsek Alalak, Iptu Abdul Rahman mengutarakan, bahwa kasus ini masih dalam penyelidikan.

"Kami sudah menindak lanjuti setelah mendengar kabar korban meninggal dunia, sementara untuk pelaku sudah kami amankan dan masih dalam pendalaman," terang Abdul Rahman,Jumat (23/8).

Terkait kasus ini, Abdul Rahman, tidak berani menyimpulkan begitu saja apakah aksi kejahatan tersebut perampokan.

"Soal itu masih kami dalami, tidak bisa kita simpulkan seperti itu, apakah dia kenal atau ada dendam atau apa, belum sampai mengarah ke situ pemeriksaannya. Pastinya masih kami dalami," tegas Abdul Rahman.

"Yang jelas kasus ini ada unsur kekerasan untuk mengambil handphone korban, dan korban melakukan perlawanan sehingga berakhir seperti ini," kata Abdul Rahman

"Kita juga belum mendapatkan saksi kunci, kami juga belum sempat melakukan pemeriksaan korban, karena saat itu masih dalam kondisi sakit, ternyata korban meninggal dunia," jelasnya. 

Editor: Arif Subekti

Editor : Arief
#barito kuala #Perampokan #resedivis