Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Sempat Dirawat di RSUD Moch Ansari Saleh, Pemilik Ponsel 87 di Handil Bakti Akhirnya Meninggal Dunia, Diduga Korban Perampokan dan Kekerasan

Maulana Radar Banjarmasin • Jumat, 23 Agustus 2024 | 21:23 WIB
RESIDIVIS:Dua pelaku dugaan perampokan hingga menyebabkan tewasnya pemilik Ponsel 87 Handil Bakti ditangkap personel Macan Alalak.(foto:Polsek Alalak untuk Radar Banjarmasin)
RESIDIVIS:Dua pelaku dugaan perampokan hingga menyebabkan tewasnya pemilik Ponsel 87 Handil Bakti ditangkap personel Macan Alalak.(foto:Polsek Alalak untuk Radar Banjarmasin)

MARABAHAN - Fauzi (22) menghembuskan nafas terakhir, Kamis (22/8/2024) malam ba'da Magrib.

Fauzi merupakan korban dugaan perampokan yang terjadi di Ponsel 87, Jalan Trans Kalimantan, Kelurahan Handil Bakti, Kabupaten Barito Kuala (Batola), Rabu (21/8/2024) malam sekitar pukul 21.00 Wita.

Menurut keterangan keluarga, kejadian perampokan tersebut terhitung singkat.

Seperti biasa, Fauzi berjualan paket data di gerai ponselnya di kawasan Trans Kalimantan, kawasan eks Kafe Olala.

Di sebelahnya ada dua toko lain. Malam itu korban hendak bersiap menutup toko karena sudah pukul sembilan malam.

Tiba-tiba korban didatangi dua orang pria, salah satunya masuk ke dalam toko dan seorangnya menunggu di luar.

Pelaku merampas handphone milik korban, sesaat itu korban langsung melakukan perlawanan dan sempat duel dengan tangan kosong.

Merasa korban melawan, pelaku langsung mengeluarkan senjata tajam (sajam) dari balik bajunya dan langsung menyerang korban.

Ada empat mata luka bersarang ditubuh korban, diantaranya perut, lengan, dan dua luka di punggung.

"Kami tidak mengetahui pasti kronologinya, hanya mendengar dari pemilik toko di sebelah korban," cerita Wawan (30) saudara sepupu korban.

Mendengar kabar buruk itu, seluruh keluarga korban lekas ke RSUD dr Moch Ansari Saleh Banjarmasin. Di sana korban sudah dalam penangan medis.

"Kata dokter ada salah satu luka yang parah mengenai organ sensitif di dalam tubuhnya, sehingga menyebabkan korban mengalami pendarahan," ungkap Wawan.

Keesokan harinya, Fauzi akhirnya meninggal dunia, tepatnya pada Kamis (22/8/2024) siang. Selama penanganan medis di RSUD dr Moch Ansari Saleh Banjarmasin, Fauzi masih sadarkan diri.

"Pas mau magrib, kondisinya sudah tidak sadarkan diri, lalu kami larikan ke klinik Setara di Handil Bakti, dan dipastikan tenaga medis di IGD bahwa korban sudah meninggal dunia," beber Wawan.

Kasus ini ditangani Polsek Alalak. Dan tak menunggu lama,  tim Macan Alalak dan Macan Batola berhasil membekuk dua orang pelaku di kawasan Gambut, Jalan Lingkar Utara Gubernur Syarkawi, Kabupaten Banjar.

Selain mengamankan dua orang pelaku, Polisi juga mengamankan dua buah senjata tajam jenis badik.

Dua pelaku tersebut diduga residivis kambuhan, yakni Syarkani (29) warga Sekumpul, Gang Tanjung Rema, RT 13, Kecamatan Martapura, Kabupaten Banjar.

Dan Denny Susanto (42), warga Desa Lodoyo, RT 13, Kecamatan Ambarawa, Kota Semarang, Jawa Tengah.

Kapolsek Alalak, Iptu Abdul Rahman mengutarakan kasus ini masih dalam penyelidikan.

"Kami sudah menindak lanjuti setelah mendengar kabar korban meninggal dunia. Sementara, kedua pelaku sudah kami amankan dan masih dalam pendalaman," terang Abdul Rahman, Jumat (23/8/2024).

Terkait kasus ini, Abdul Rahman belum menyimpulkan apakah aksi kejahatan tersebut perampokan.

"Soal itu (dugaan perampokan, red) masih kami dalami, tidak bisa kita simpulkan seperti itu, apakah dia kenal atau ada dendam atau apa, belum sampai mengarah kesitu pemeriksaaan. Pastinya masih kami dalami," tegas Abdul Rahman.

"Yang jelas, dalam kasus ini ada unsur kekerasan pelaku mengambil handphone korban. Dan korban melakukan perlawanan sehingga berakhir seperti ini," kata Abdul Rahman

"Kita juga belum mendapatkan saksi kunci, kami juga belum sempat melakukan pemeriksaan korban, karena saat itu masih dalam kondisi sakit, ternyata korban meninggal dunia," tandasnya.

Editor : Fauzan Ridhani
#Marabahan #ponsel #Perampokan #Kabupaten Barito Kuala #kekerasan