AMUNTAI – Video viral di media sosial tentang kejadian di jalan Bypass Bayur-Panangkalaan, Amuntai Utara, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) ternyata tidak sesuai dengan fakta. Video yang beredar pada Senin (29/7) sekitar pukul 21.30 WITA memperlihatkan dua sejoli yang diduga melakukan tindakan mencurigakan.
Kasi Humas Polres HSU, Ipda Aris Sufariyadi, menjelaskan bahwa kejadian sebenarnya melibatkan dua anggota Polres HSU yang baru pulang lembur menyelesaikan berkas BP4R. "Kedua anggota tersebut adalah G (20) dan H (21), yang pada saat kejadian sedang mencari makan di Simpang 3 Jumba," ujar Ipda Aris, mewakili Kapolres HSU AKBP Meilki Bharata.
Saat perjalanan pulang, mereka dibuntuti oleh seorang perempuan berinisial P (22), kekasih G (20), yang berteriak sehingga memprovokasi masyarakat yang sedang menonton piala AFF-U19. Masyarakat mengejar mobil CRV putih yang dikendarai G dan H hingga menepi.
"Saat H keluar dari mobil, P menarik baju dan kerudung H hingga terlepas," tambah Ipda Aris. Video yang diambil warga kemudian viral dan membangun opini yang salah. "Pengunggah video sudah dipanggil dan ada yang sudah meminta maaf," jelasnya.
Ipda Aris mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya informasi di media sosial tanpa verifikasi. "Jika ragu tentang kebenaran berita, masyarakat dipersilahkan untuk meminta keterangan dari Kepolisian," tutupnya.
Editor: Ramli Arisno
Editor : Arief