Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Aksi Anarkis di Lapangan Murjani Banjarbaru, Polda Kalsel Turunkan Ratusan Personel

Sheilla Farazela • Rabu, 24 Juli 2024 | 17:59 WIB
SIMULASI:Massa demonstrasi yang melakukan aksi anarkis di Lapangan Murjani, Banjarbaru.(Sheilla Farazela/Radar Banjarmasin)
SIMULASI:Massa demonstrasi yang melakukan aksi anarkis di Lapangan Murjani, Banjarbaru.(Sheilla Farazela/Radar Banjarmasin)

BANJARBARU - Ratusan massa berunjuk rasa di Kantor KPU Kalsel, mereka tidak terima atas putusan KPU pada penyelenggaraan Pilkada 2024.

Masa yang datang nampak membawa berbagai senjata. Aksi dorong hingga saling lempar benda tumpul dan bakar ban juga dilakukan para demonstran buntut ketidakpuasan kepada KPU.

Barisan kepolisian pun tak tinggal diam, mereka langsung bergerak cepat mengamankan Ketua KPU Kalsel, serta menghadang massa yang sudah mulai tidak terkendali.

Dalam kejadian itu, negosiasi oleh pihak berwajib juga dilakukan, namun konflik tidak bisa dihindari.

Bentrok pun berlangsung, hingga akhirnya Polisi dengan terpaksa menembakkan gas air mata peringatan memecah keributan tersebut.

Bahkan beberapa provokator berhasil ditarik untuk diamankan hingga akhirnya bisa disterilkan.

Begitulah gambaran simulasi Pengamanan Kota Operasi Mantap Praja Intan 2024 dalam rangka kesiapan pengamanan Pilkada Tahun 2024 yang diselenggarakan di Lapangan Murjani Banjarbaru oleh Polda Kalsel, Rabu (24/7/2024).

Adapun simulasi ini bertujuan untuk memastikan kesiapan dan koordinasi seluruh jajaran Polda Kalsel dalam menghadapi berbagai potensi ancaman dan gangguan keamanan selama pelaksanaan Pilkada 2024.

Dalam simulasi ini, berbagai skenario situasi darurat dan gangguan keamanan dipraktikkan, termasuk penanganan kerusuhan massa, ancaman teroris, serta pengamanan VIP.

Kapolda Kalsel, Irjen Pol Winarto menyampaikan Polda Kalsel dan Polres jajaran, maupun stakeholder lainnya telah siap menyambut Pilkada serentak tahun 2024.

Namun, lanjut Kapolda Kalsel, apa yang disampaikan dan disimulasikan saat ini diharapkan tidak terjadi.

"Selain simulasi, kita juga selalu melakukan Deklarasi Damai mengajak masyarakat menyambut antusias Pilkada 2024, dengan damai dan gembira," ucapnya.

Untuk pengerahan personel, Irjen Pol Winarto mengatakan masih menunggu instruksi dari Mabes Polri yang akan disampaikan pada saat digelarnya Operasi Pengamanan Pilkada Serentak 2024.

"Terkait daerah rawan, semua wilayah di Kalsel diasumsikan rawan. Namun, ada beberapa titik yang menjadi atensi dan perlu diantisipasi," ujarnya.

Ada beberapa hal yang dianggap rawan, menurut Kapolda Kalsel, seperti karakter wilayah yang masing-masing berbeda. Yakni, jarak yang jauh, kondisi wilayah bahkan situasi politik di wilayah tersebut.

“Insya Allah tidak ada rawan konflik, karena kita sudah sangat siap dan berusaha semaksimal mungkin,” ucap Kapolda Kalsel.

Sementara, Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor pada kesempatannya mengapresiasi kesiapan Polda Kalsel dan jajaran dalam menyambut pesta demokrasi Pilkada Serentak tahun 2024.

Orang nomor satu di Kalsel itu berharap, Pilkada 2024 dapat berjalan aman, damai, dan lancar, serta sukses untuk masyarakat Kalsel dan Negara Republik Indonesia pada umumnya.

“Mari masyarakat berbondong-bondong datang ke TPS menggunakan hak suaranya untuk memilih pemimpin lima tahun ke depan,” pungkasnya.

Editor : Fauzan Ridhani
#simulasi #banjarbaru #Pilkada 2024 #Lapangan Murjani #pengamanan pemilu #polda kalsel