Keduanya diduga korban kecelakaan. Sebab ada sepeda motor Honda Beat Street yang terperosok ke selokan, di sampingnya jenazah korban pertama.
Tak jauh dari situ, di atas badan jalan, tergeletak korban kedua.
Lokasinya persis berseberangan dengan Gedung Sultan Sultan Suriansyah.
Informasi yang dihimpun Radar Banjarmasin, korban adalah Deny Prastya (25) warga Semayap, Pulau Laut Utara, Kabupaten Kotabaru dan M Taufik Qurahman (25) warga Kotabaru.
Taufik adalah mahasiswa semester akhir Universitas Islam Kalimantan (Uniska) Banjarmasin.
Jasad korban dievakuasi menggunakan ambulans BPK Putra AMD ke fasilitas pemulasaraan jenazah RSUD Ulin untuk proses visum.
Menurut cerita relawan BPK Putra AMD, salah satu korban tewas di dalam got bersama sepeda motornya.
"Keduanya sama-sama luka di bagian kepala dan wajah. Paling parah kondisi korban Taufik yang tergeletak di tepi jalan. Luka robek-robek,” ungkap relawan ini.
Ia mengatakan tidak ada yang mengetahui kronologis kejadian sebab tidak ada saksi mata.
"Kemungkinan laka tunggal. Di lokasi tidak terlihat tanda-tanda lawan (tabrakan). Dan sepertinya sebelum terpental mereka lebih dulu menabrak pohon, sebab ada bekasnya," jelasnya.
Di kamar pemulasaraan jenazah tampak keluarga kedua korban yang terlihat syok.
Editor : Muhammad Syarafuddin