BANJARBARU - Kabar terkait dugaan penculikan anak gadis yang terjadi di Kota Banjarbaru, membuat heboh warga Kota Idaman
Berdasarkan data yang dihimpun, peristiwa itu terjadi di lingkungan Kompleks Manunggal Jaya, Kelurahan Landasan Ulin Timur, Kecamatan Landasan Ulin, Kota Banjarbaru, sekitar pukul 00.13 pada Jumat (28/6/2024).
Korban dugaan kasus penculikan tersebut merupakan seorang anak gadis berusia 12 tahun, yang tahun ini baru saja naik ke Kelas 5 SD.
Ibu korban, Nafiah (38) membenarkan kabar dugaan penculikan yang menimpa putrinya tersebut.
Ia juga mengakui bahwa salah satu orang dalam video rekaman CCTV yang beredar di media sosial adalah dirinya.
Saat itu kata Nafiah, ia bersama putra sulungnya sedang mengejar mobil yang ia duga membawa anak gadis kesayangannya.
Pasalnya ketika ia ingin menyuruh anak gadisnya masuk ke rumah sekitar pukul 00.00 Wita, Nafiah hanya menemui kursi kosong yang sebelumnya diduduki oleh korban.
"Karena kaget, saya langsung panggil kakaknya untuk membantu mencari adik perempuannya yang tidak tau pergi kemana," ujarnya.
Memulai pencarian malam itu, Nafiah bersama anak laki-lakinya itu langsung mendatangi pertigaan dekat rumahnya.
Sebab, pada malam sebelumnya, Nafiah juga melihat anaknya bertemu lelaki kenalannya di media sosial, mengendarai mobil di lokasi tersebut.
Ketika tiba di pertigaan itu Nafiah melihat satu mobil yang terparkir di tepi jalan. Mobil ini mirip dengan mobil yang dikendarai kenalan putrinya.
Karena menaruh kecurigaan, ia dan putranya pun langsung menghampiri mobil putih tersebut.
"Saya ketuk kaca pintu depan sambil mengucap salam, lalu saya tanya apakah di dalam ada anak saya," ujarnya.
Nafiah mengaku sempat mengetuk kaca tersebut beberapa kali, hingga akhirnya mendapat respon dari dalam mobil.
"Lalu ada laki-laki membuka kaca, tapi ngomong jangan menggangu karena alasan sedang tidur," ucap Nafiah.
Seketika itu juga, pengemudi mobil langsung menyalakan mesin mobil dan beranjak dari TKP.
Momen tersebut juga tampak terekam kamera CCTV rumah warga.
Kini Nafiah bersama pihak keluarga masih berupaya mencari keberadaan anaknya tersebut dan berencana melaporkannya ke pihak berwajib.
"Nanti setelah 1x24 jam anak saya belum juga kembali, kami akan langsung lapor ke polisi," ungkapnya.
Editor : Fauzan Ridhani