Menurut laporan, Mukian terakhir terlihat saat memarkir sepeda ontelnya dan minum teh di sebuah warung sebelum memasuki hutan untuk mencari bambu.
“Warga yang curiga karena Mukian tidak kembali sekian lama dari hutan, mengecek dan menemukan Mukian sudah tidak bernyawa,” ungkap AKBP Sugeng Priyanto, Kapolres Tapin.
Baca Juga: Penemuan Mayat Laki-laki di Pintu Air Martapura, Kondisinya Mulai Membusuk
Tidak ada tanda kekerasan pada tubuh Mukian, yang ditemukan sedang memegang parang dan gergaji kecil.
“Hasil visum RSUD Datu Sanggul Rantau menunjukkan tidak ada trauma fisik,” tambah Haris.
Keluarga menolak autopsi, mempercayai tidak ada kejanggalan dalam kematian Mukian.
Baca Juga: Korban Laka Tunggal Tanpa Identitas, Jasadnya Masih di Kamar Mayat
“Kami menghormati keputusan keluarga dan tidak menemukan bukti adanya tindak pidana,” tutup AKBP Priyanto.