Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Dianggap Meresahkan, 10 Anak Punk di Tanah Bumbu Dibina lalu Dipulangkan

Zulqarnain Radar Banjarmasin • Jumat, 10 Mei 2024 | 08:46 WIB
DIBINA: Foto 10 anak punk saat ditempatkan di rumah singgah As-Syifa selama untuk dibina.
DIBINA: Foto 10 anak punk saat ditempatkan di rumah singgah As-Syifa selama untuk dibina.

BATULICIN - Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu) memulangkan 10 anak punk ke rumah masing-masingnya, Rabu malam (8/5/2024).

Belum lama tadi, mereka diamankan Satpol PP dan Damkar Tanbu di Jalan Pagatan-Batulicin, tepat di depan Hotel Ebony, Batulicin.

Keberadaan anak punk itu dianggap menganggu ketertiban umum dan meresahkan masyarakat.
Setelah melalui proses pendataan dan pemeriksaan identitas, dinsos mengambil alih mereka untuk proses pembinaan.

Sesuai SOP, anak punk tersebut ditempatkan di rumah singgah As-Syifa milik dinsos selama 1–3 hari.

Kepala Rehabilitasi pada Dinsos Tanbu Maulidah mengakui pemulangan mereka tak luput dari kendala.

Sebab, beberapa dari mereka diketahui di bawah umur dan tidak memiliki identitas.

“Dinsos kemudian berusaha menelusuri keluarga mereka,” kata Maulidah kapada Radar Banjarmasin, Kamis (9/5/2024).

Akhirnya, setelah didata dan tahu alamat tujuan, dinsos memulangkan mereka ke daerah asal menggunakan travel.

Bagaimana memastikan mereka sampai ke tujuan? Kata Maulidah, dinsos sudah punya cara.
“Saat mereka tiba di tujuan, petugas akan meminta foto dengan sopir travel,” jelasnya.

Maulidah mengatakan, ada dua perempuan dan delapan laki-laki dari anak punk ini.

Mereka berasal dari berbagai daerah, seperti Handil Bakti, Kandangan, Banjarmasin, Balangan, Tabalong, Pelaihari, Tenggarong (Kalimanatan Timur) dan Palangkaraya (Kalimatnan Tengah).
“Usia mereka dari 15 sampai 20 tahun,” tukasnya. 

Editor: Arif Subekti

Editor : Arief
#Anak #Tanah Bumbu #punk