Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Penemuan Mayat Laki-laki di Pintu Air Martapura, Kondisinya Mulai Membusuk

Sheilla Farazela • Sabtu, 13 April 2024 | 20:55 WIB

EVAKUASI: Penemuan sesosok Mayat laki-laki mengapung di Pintu Air Martapura, dievakuasi ke RSUD Ratu Zalecha Martapura, Sabtu (13/4)
EVAKUASI: Penemuan sesosok Mayat laki-laki mengapung di Pintu Air Martapura, dievakuasi ke RSUD Ratu Zalecha Martapura, Sabtu (13/4)
MARTAPURA - Warga Desa Sungai Batang Kecamatan Martapura Barat Kabupaten Banjar digegerkan atas penemuan sesosok mayat laki-laki mengapung di pintu air 3 irigasi yang berada tidak jauh dari desa tersebut, Sabtu (13/4/2024).

Mayat berjenis kelamin laki-laki itu ditemukan mengenakan celana pendek kecoklatan dan kaos oblong.

Penemuan mayat tersebut diketahui saat petugas irigasi yang bernama Muhammad Arsi sedang melakukan pembersihan sampah diarea tersebut.

“Kemarin sore saat saya besama anak saya, belum ada mayat di lokasi ini. Baru tadi sekitar jam 10.30 wita saya tau kalau di sini ada mayat,” terangnya.

Saksi segera menghubungi aparat desa dan pihak kepolisian setempat untuk memberi tahu tentang penemuan tersebut.

Kasi humas Polres Banjar AKP Suwarji menuturkan setelah dilakukan evakuasi ke RSU Ratu Zalecha Martapura dan dilakukan pemeriksaan lebih lanjut oleh dr. Abdurahman Sodiq, seorang dokter di RS Ratu Zalecha Martapura menyatakan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan atau luka-luka tajam pada tubuh korban. 

"Berdasarkan hasil pemeriksaan luar, korban diperkirakan meninggal sekitar 2 hingga 3 hari sebelumnya," ucap AKP Suwarji.

Untuk identitas korban telah berhasil diidentifikasi yakni bernama Amiril (74) warga Indrasari Martapura.

"Penyebab kematian korban masih dalam penyelidikan lebih lanjut," imbuhnya.

Editor : M. Ramli Arisno
#Penemuan Mayat #mengapung #martapura #irigasi #polres banjar