Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Kecelakaan Tunggal di Jalan Pramuka, Identitas Mr. X itu Akhirnya Terungkap

Maulana Radar Banjarmasin • Kamis, 28 Maret 2024 | 12:34 WIB
KORBAN: Seorang pria diduga jadi korban laka lantas tergeletak di pinggir jalan Pramuka, Banjarmasin Timur. (Foto: Maulana/Radar Banjarmasin)
KORBAN: Seorang pria diduga jadi korban laka lantas tergeletak di pinggir jalan Pramuka, Banjarmasin Timur. (Foto: Maulana/Radar Banjarmasin)

BANJARMASIN - Identitas korban tewas yang diduga mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Pramuka, Banjarmasin Timur akhirnya terungkap.

Jasad korban ditemukan pada Rabu (27/3) pagi. Sempat berstatus Mr. X selama beberapa jam, malamnya terungkap.

Korban bernama Suryadi, warga Jalan Benteng, Tabanio, Takisung Kabupaten Tanah Laut.

Pria 27 tahun itu karyawan sebuah perusahaan yang tak jauh dari TKP (tempat kejadian perkara).

Identitasnya terungkap setelah saudara korban mengenali foto sepeda motor korban yang tersebar di grup-grup relawan emergency.

Informasi identitas jenazah itu disampaikan Kepala Kamar Pemulasaran Jenazah RSUD Ulin Banjarmasin, Noor Wandi.

Diceritakannya, bakda magrib, salah seorang anggota keluarga korban mengenalinya. "Kami sedang proses pemeriksaan visum," ungkap Wandi kepada Radar Banjarmasin.

Korban diperkirakan berkendara dari arah Terminal Pal Enam menuju Jalan Pramuka.

Sayang, tidak ada saksi mata yang melihat kronologi kejadian. Pengendara yang menemukannya, mendapati tubuh korban sudah tergeletak di tepi jalan.

Ketika dikonfirmasi, Kasat Lantas Polresta Banjarmasin AKP Edwin Widya Dirotsaha Putra meminta waktu untuk menjawabnya. "Mohon waktu," jawabnya.

Korban ditemukan tergeletak di tepi Jalan Pramuka, dekat Rumah Makan Fauzan sekitar pukul 09.00 Wita. Hanya 200 meter dari tempatnya bekerja.

Kondisinya tak sadarkan diri. Diduga mengalami kecelakaan. Sebab Honda Beat nopol DA 6131 AAC yang dikendarainya rusak di bagian depan.

"Keterangan warga sana korban mengalami laka tunggal," ungkap Midun, sopir ambulans emergency Tayo Big Family SA (Saberan Arif).

Di TKP, denyut nadinya masih ada. Suryadi pun langsung dievakuasi ke IGD Rumah Sakit Ulin.

"Sampai rumah sakit, ketika dipasang alat bantu pernapasan oleh petugas medis, saya perhatikan masih hidup," tambah Midun.

Tak lama, Midun mendapat kabar Suryadi sudah meninggal.

Relawan emergency dan petugas medis kesulitan mengidentifikasi korban, lantaran di tubuhnya tidak didapati kartu identitas. "Tidak ada identitasnya," pungkas Midun.

Editor: Syarafuddin

Editor : Arief
#Kecelakaan #Lakalantas