Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Semuanya jadi Arang, Kerugian Kebakaran di Jalan Pelita Banjarbaru Capai Ratusan Juta

M Fadlan Zakiri • Senin, 25 Maret 2024 | 09:29 WIB
TAK BERSISA : Kebakaran di Kelurahan Landasan Ulin Utara, Banjarbaru, melumat habis dua buah rumah beserta isinya Minggu (24/03) malam
TAK BERSISA : Kebakaran di Kelurahan Landasan Ulin Utara, Banjarbaru, melumat habis dua buah rumah beserta isinya Minggu (24/03) malam

BANJARBARU - Kebakaran yang terjadi di Jalan Pelita 3, Kelurahan Landasan Ulin Utara, Kecamatan Liang Anggang, Kota Banjarbaru, pada Minggu (24/03) malam, menghanguskan dua unit rumah warga.

Tak hanya meluluhlantakkan bangunan, kebakaran yang terjadi sekitar pukul 19.30 Wita itu juga melumat habis seluruh harta benda yang ada di dalam rumah.

Kapolsek Liang Anggang, Kompol Yuda Kumoro Pardede mengatakan, saat kejadian kedua rumah tersebut dalam keadaan kosong lantaran ditinggal penghuninya ke acara buka bersama (bukber) dengan keluarganya.

Alhasil, seisi rumah tak ada yang bisa diselamatkan. Termasuk surat-surat penting atau dokumen kependudukan.

“Total kerugian dari kedua rumah itu diperkirakan mencapai Rp 125 juta,” ungkap Yuda saat dikonfirmasi, Minggu (24/03) malam.

Yuda membeberkan, berdasarkan hasil olah TKP, api pertama kali diketahui sekitar pukul 19.26 Wita dari rumah korban yang bersama Painem (45).

Api dengan cepat membesar dan kemudian menjalar rumah milik Sugeng (56) yang tepat berada di sebelahnya.

Kobaran api berhasil dipadamkan oleh tim emergency gabungan. Namun rumah sudah tidak dapat diselamatkan.

“Api langsung menghabiskan seluruh bagian kedua rumah, lantaran material rumah yang seluruhnya terbuat dari kayu,” ungkap Yuda.

Yuda mengaku belum mengetahui pasti apa yang jadi penyebab utama kebakaran. Namun ada dugaan terjadi korsleting arus listrik.

Pasalnya, berdasarkan keterangan di lapangan, korban Sugeng terakhir kali meninggalkan rumah dalam keadaan listrik dan kompor sudah dimatikan, sekitar pukul 18.00 Wita.

“Namun korban Painem tidak ingat apakah telah mematikan listrik dan kompor saat meninggalkan rumah,” tukasnya.

Karena seluruh bangunan rumahnya sudah jadi arang, kedua korban kebakaran tersebut mengungsi ke rumah keluarganya.

EDITOR: Toto Fachrudin

Editor : Arief
#banjarbaru #Kebakaran