PANYIPATAN – Upaya pencarian seorang pengunjung Pantai Batakan Baru yang terseret ombak belum membuahkan hasil. Pencarian ini telah dilakukan Tim SAR gabungan sejak Sabtu (9/3) sore hingga kemarin. Menyisir pantai dan menggunakan perahu karet, dibantu warga setempat. Muhammad Balya Ramadan Maula (17) terseret ombak dan tenggelam.
Peristiwa yang menimpa warga Jalan Mahligai, Kertak Hanyar, Kabupaten Banjar itu diketahui pertama kali oleh Muhammad Ali, sopir rombongan. Melihat kejadian yang menimpa santri Pondok Pesantren (Ponpes) Manbaul Ulum ini, Muhammad Ali pun meminta tolong kepada warga setempat.
Kasat Polairud Polres Tanah Laut, Iptu Khairin Aplani mengatakan pihaknya bersama Tim SAR gabungan terus melakukan pencarian. Namun hasilnya masih nihil. "Kami bersama tim gabungan melakukan pencarian tak hanya siang, namun juga malam. Namun hasilnya belum ketemu," sebutnya.
Berdasarkan informasi, saat itu korban bersama beberapa temannya sedang berenang di dekat dermaga Pantai Batakan.
Saat berenang itu kondisi gelombang cukup besar. Maklum sejak pagi hujan disertai angin. "Ketika ada gelombang besar itu dua orang terseret. Teman korban mencoba menolong, dan berhasil menarik satu orang. Sedangkan korban tak berhasil ditarik karena pegangannya terlepas, dan akhirnya tenggelam," ungkapnya.
Pengelola Pantai Batakan Baru, Hasanul menuturkan kondisi cuaca tidak mendukung untuk dilakukan pencarian melalui laut. Kondisi air sedang pasang dan gelombang tinggi. "Jadi kami melakukan pencarian hanya menyisir pantai," katanya.
Ketika dihubungi, tim gabungan sedang beristirahat. "Setelah beristirahat akan kami lanjutkan kembali," katanya.
Berdasarkan informasi, pihak orang tua korban sejak kemarin berada di lokasi untuk membantu pencarian bersama Tim SAR gabungan dan warga setempat.
Pantai Pagatan Telan Korban
Remaja lelaki berinisial RA (14) meninggal dunia setelah terseret ombak di Pantai Pagatan, Kecamatan Kusan Hilir, Kabupaten Tanah Bumbu, Minggu (10/3) sore. Informasi yang dihimpun Radar Banjarmasin, RA dan AL teman sebayanya berenang di pantai sekitar pukul 16.00 Wita. Ombak besar datang, dan menyeret korban.
AL panik karena kawannya tak muncul lagi. Ia pun duduk di pinggir pantai. Sampai seorang warga melihatnya, dan menanyakan apa yang terjadi.
Mendengar RA tenggelam, warga segera melapor ke Damkar Kusan Hilir. Pencarian langsung dilakukan.
Sekitar pukul 16.45 Wita, RA akhirnya ditemukan. Korban dievakuasi ke Puskesmas Pagatan untuk diperiksa. Namun, nyawanya sudah tak tertolong.
Kapolsek Kusan Hilir, Iptu Badruddin mengatakan dari hasil pemeriksaan korban meninggal karena tenggelam. Korban juga sudah dibawa ke rumah duka sesuai permintaan pihak keluarga. “Rekannya sempat dirawat di Puskesmas Pagatan,” katanya.(
editor: Eddy Hardiyanto
Editor : Arief