MARABAHAN - Pelajar berusia 12 tahun meregang nyawa setelah ditabrak pemotor Honda Sonic dengan nomor Polisi DA 2058 NQ, Senin (19/2/2024) sore.
Peristiwa itu terjadi di Jalan Griya Permata, Kecamatan Alalak, Kabupaten Batola.
Korban bernama Sapawi, warga Griya Permata Melati IV, Desa Semangat Dalam, Kecamatan Alalak Barito Kuala (Batola).
Korban pelajar kelas 5 Madrasyah Ibtidayah di Banjarmasin, sementara penabrak adalah warga Kompleks Persada Permai Baru I, Rt 47 Desa Semangat Dalam, Kecamatan Alalak, Kabupaten Batola.
Di lokasi, kronologi masih simpang siur. Ada yang bercerita korban saat itu berjalan menyisir bibir aspal menuju arah luar Griya Permata, lalu ditabrak dari belakang oleh pengendara sonic tersebut.
Kemudian ada pula cerita bahwa korban ditabrak ketika hendak menyeberang jalan menuju ke warung dan penabrak datang dari dalam menuju keluar Griya Permata.
Sebenarnya ada saksi utama yang melihat kejadian tersebut, yaitu anak seorang pedagang minuman teh.
Namun kondisinya masih syok karena korban terpental tepat di hadapannya.
"Saya baru mau ke warung ini, yang tahu (kejadiannya) anak gadis saya. Tetapi kondisinya syok, karena melihat korban terpental dan keluar darah," ucap ibu saksi.
Korban dievakuasi ke IGD RSUD dr Moch Ansari Saleh Banjarmasin, namun pihak medis menyatakan jika korban sudah tak bernyawa.
"Tadi pas kami ke TKP sempat ada denyut, setelahnya sudah tidak ada lagi bernafas," ungkap relawan bernama Mahyudi (18).
Sementara, penabrak sepertinya mencoba untuk kabur, karena dia terlihat mengundurkan motornya.
"Langsung kami amankan, kami cek tas ranselnya ada tumbler pecah bau alkohol oplosan, dan ada juga minuman suplemen rasa anggur. Penabrak itu memang mabuk, mulutnya juga bau alkohol," beber Mahyudi.
Terpisah Kasat Lantas Polres Batola, AKP Rachmat Endro Suprapto dikonfirmasi melalui pesan singkat dan telepon belum memberikan jawaban.
Begitu pula Kanit Laka, Ipda Anwar, dihubungi pesan singkat belum memberikan balasan.
Editor : Fauzan Ridhani