BATULICIN - Masrani (68), warga Cappa Padang, Kecamatan Batulicin, Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu), ditemukan meninggal dunia setelah diduga tenggelam di Daerah Aliran Sungai (DAS) Batulicin. Jasad korban ditemukan tersangkut di pohon sekitar 100 meter dari jembatan kembar DAS Batulicin pada Jumat (5/1/2024) sekira pukul 14.35 Wita.
Pencarian korban dilakukan sejak Rabu (3/1/2024), setelah Masrani tak kunjung pulang ke rumah usai pergi memeriksa alat tangkap udang di sungai tersebut sekitar pukul 15.00 Wita.
Kepala Pelaksana BPBD Tanbu, Sulhadi, bersyukur karena tim berhasil menemukan korban. Namun, kata dia, titik nol penemuan korban belum diketahui secara pasti.
Karena perahu yang digunakan korban saat tenggelam belum ditemukan. Pencarian korban kemudian dilakukan sepanjang Sungai Kusambi hingga arah Muara Pagatan.
Dengan itu, tim gabungan yang terdiri dari Basarnas, BPBD, Satpolairud, PKJR, Jhonlin Rescue, Polsek Batulicin, dan sejumlah relawan serta masyarakat, resmi menutup operasi pencarian orang hilang.
"Dengan penemuan korban, kami tim gabungan yang bertugas resmi menutup operasi pencarian ini,” kata Sulhadi.
Pencarian tim sempat mengalami dua kesulitan. Selain kurangnya informasi terkait jejak hilang korban, sungai tersebut merupakan habitat buaya, sehingga tim harus ekstra hati-hati.
Sementara itu, Kapolsek Batulicin, Iptu Kusnin, menjelaskan kronologi penemuan korban.
Ia bilang, berdasarkan informasi dari relawan yang pertama kali menemukan, korban ditemukan dalam kondisi tertelungkup di batang kayu.
“Saat korban diangkat, terdapat memar di dadanya. Selain itu, dari hasil pemeriksaan tidak ditemukan tanda-tanda korban diterkam buaya,” terangnya.
Editor: Fauzan Ridhani
Editor : Fauzan Ridhani