RANTAU – Sepanjang tahun 2023 ini, 23 orang meninggal dunia akibat laka lantas di sepanjang jalan di Kabupaten Tapin.
Jumlah ini meningkat dari sebelumnya, walau tak signifikan. 2022 tadi, 22 orang meninggal akibat laka lantas di Tapin.
Kapolres Tapin, AKBP Sugeng Priyanto menjelaskan peningkatan jumlah korban meninggal dunia juga disebabkan meningkatnya jumlah laka lantas di Tapin.
“Tahun 2022 ada 43 laka lantas, sedangkan 2023 ini ada 49 laka lantas,” katanya, Jumat (29/12/2023) saat konferensi pers sore.
Korban luka ringan akibat laka lantas di Tapin, baik tahun 2022 maupun 2023, jumlahnya sama, yakni 60 orang. "Di kerugian material yang meningkat. Tahun 2022 hanya 62,4 juta, sedangkan 2023 meningkat jadi 225,9 juta,” katanya.
Ditambahkan Kasat Lantas Polres Tapin, AKP Imam Suryana dari analisis yang dilakukannya, kelengkapan keselamatan jalan di Kabupaten Tapin masih kurang. Seperti penerangan, marka jalan, dan median jalan. “Ditambah kurangnya kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas,” bebernya.
Padahal segenap upaya agar sadar dalam berlalu lintas sudah dilakukan Sat Lantas Polres Tapin selama 2023 ini. “Kami rutin sosialisasi, adakan patroli, dan pemasangan banner,” jelasnya.
Editor: Fauzan Ridhani
Editor : Fauzan Ridhani