Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Jumlah Kasus Sabu di Tapin Alami Penurunan, Tapi Jumlah Barbuknya Justru Meningkat, Ini Kata Kapolres Tapin

Rasidi Fadli • Jumat, 29 Desember 2023 | 18:56 WIB
BERI PENJELASAN: Kapolres Tapin, AKBP Sugeng Priyanto didampingi Wakapolres Tapin, Kompol Rainhard Maradona memimpin konferensi pers akhir tahun, Jumat (28/12).(foto: Rasidi Fadli/Radar Banjarmasin)
BERI PENJELASAN: Kapolres Tapin, AKBP Sugeng Priyanto didampingi Wakapolres Tapin, Kompol Rainhard Maradona memimpin konferensi pers akhir tahun, Jumat (28/12).(foto: Rasidi Fadli/Radar Banjarmasin)

RANTAU – Meski pengungkapan kasus narkoba di Kabupaten Tapin mengalami penurunan, tetapi jumlah barang bukti justru mengalami kenaikan.

Kapolres Tapin, AKBP Sugeng Priyanto menjelaskan selama 2022 tadi, ada 98 kasus narkoba yang berhasil diungkap pihaknya. Sedangkan, selama 2023 ada 82 kasus narkoba.

“Peningkatannya ada di barang bukti (barbuk) sabu. Tahun 2022, kita amankan 262,22 gram. Sedangkan, tahun 2023 kami amankan 458,71 gram. Jumlah barbuk meningkat sekitar 196,29 gram,” jelasnya.Baca Juga: Temukan 13 Paket Sabu di Kos, Seorang Pria di Kabupaten Tapin Diamankan

Barbuk lain, yakni ekstasi mengalami penurunan. Pada 2022 diamankan 200 butir, sedangkan 2023 hanya 11 butir. “Lalu carnophen juga turun, 2022 ada 2.810 butir dan tahun 2023 sebanyak 1.221 butir,” katanya.

Ditambahkan Kasat Narkoba Polres Tapin, AKP Tatang Supriyadi kasus narkoba di Tapin memang menurun tapi barang bukti meningkat, karena beberapa kali ini dapat barang bukti sabu dengan jumlah yang besar.

“Kebanyakan tangkapan dengan barbuk dalam jumlah besar itu dari tersangka yang merupakan warga luar Tapin,” jelasnya.

Editor: Fauzan Ridhani

Editor : Fauzan Ridhani
#narkoba #pengungkapan kasus #barang bukti #polres tapin #Tapin #Sabu #barbuk