Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Kebakaran di Pengambangan, Seorang Relawan Damkar Tewas Tersengat Listrik

Maulana Radar Banjarmasin • Kamis, 28 Desember 2023 | 13:04 WIB
TKP: Garis polisi dipasang di lokasi kebakaran di Kampung Pengambangan, Banjarmasin Timur, Kamis (28/12) dini hari.
TKP: Garis polisi dipasang di lokasi kebakaran di Kampung Pengambangan, Banjarmasin Timur, Kamis (28/12) dini hari.

BANJARMASIN - Si jago merah berkobar di Jalan Pengambangan RT 7 Banjarmasin Timur pada Kamis (28/12) dini hari tadi.

Dalam musibah itu tiga rumah terbakar. Dan seorang relawan damkar tewas tersengat listrik.

Korban adalah anggota BPK Tunas Harapan (Tuha) yang bermarkas di Jalan Keramat Raya, Banjarmasin Timur.

Almarhum adalah Gunawan, 17 tahun, warga Sungai Bilu, Kampung Hijau, Banjarmasin Timur.

Penuturan warga setempat, Badi, api mulai berkobar menjelang subuh sekitar pukul 04.00 Wita.

BPK terdekat berdatangan ke lokasi. Sejumlah relawan telah siap menyemprotkan air, tapi masih menahan diri karena aliran listrik masih menyala.

Hingga api membesar dan sulit dikuasai. "Api mulai menjalar ke bangunan lain, beberapa relawan lantas memberanikan untuk menyemprot," ungkap Badi.

Nahas, ketika menyemprotkan air, diduga ada kabel listrik yang terputus dan terjatuh ke atas kanopi dekat korban. Hingga ia tersetrum.

"Dua orang tersengat, salah satunya Gunawan yang meninggal dunia, " kata Badi.

"Sangat disayangkan PLN lamban memutus aliran listrik, entah apa masalahnya. Padahal informasi kebakaran itu beredar pesat dan cepat,” tambahnya.

Dikonfirmasi, Kanit Reskrim Polsek Banjarmasin Timur Ipda Partogi Hutahean mengatakan kebakaran kali ini tak hanya menyebabkan kerugian materi, tapi juga menelan korban jiwa.

"Relawan PMK ini meninggal dunia karena tersengat aliran listrik," kata Partogi.

 

 

Keterangan saksi mata, korban berpegangan ke tiang kanopi. “Setelah itu kejang-kejang. Diduga kanopi itu dialiri listrik,” tambah Partogi.


Editor: Muhammad Syarafuddin

Editor : Muhammad Helmi
#banjarmasin #BPK 45 #Kebakaran #Tewas