BANJARBARU - Seorang remaja harus mendapatkan 18 jahitan di bagian punggungnya, setelah ditebas oleh orang tidak dikenal di RTH Kelurahan Guntung Paikat, Banjarbaru Selatan, Senin (4/12) malam.
Korban berinisial MS (17), warga Bincau, Martapura Kota, Kabupaten Banjar itu menceritakan, penyerangan yang ia alami itu terjadi ketika dirinya sedang asyik nongkrong bersama para temannya di taman.
Sekira pukul 23.30 Wita, MS mengaku berniat ingin pulang. Namun ia dan teman-temannya melihat ada dua orang remaja berlari ke arah mereka. "Dua orang itu sedang dikejar sejumlah orang yang mengenakan penutup wajah dan membawa celurit," katanya.
Melihat hal itu MS dan teman-temannya pun spontan ikut melarikan diri dari tempat tersebut. Namun sialnya MS berada di barisan paling belakang, sehingga menjadi sasaran kelompok itu. "Teman saya duluan lari pakai kendaraan, saya ketinggalan di belakang dan akhirnya saya yang jadi sasaran," katanya.
Setelah mendapatkan luka tersebut, MS langsung dibawa oleh teman-temannya ke RS Ratu Zalecha Martapura untuk mendapat perawatan. "Sekarang saya sudah di rumah, rawat jalan. Kasus ini mau saya laporkan ke polisi," ujarnya.
Ketika dikonfirmasi, Kasi Humas Polres Banjarbaru, AKP Syahruji menyebut pihaknya belum menerima laporan resmi dari korban atau pihak keluarga. "Kami cek SPKT masih belum ada laporan. Bila ada perkembangan lebih lanjut akan segera kami sampaikan," ucapnya.
Sementara itu, kejadian nahas yang dialami MS ini dibenarkan oleh Lurah Guntung Paikat, Muhammad Ariffin. Namun ia belum bisa memastikan kapan peristiwa pembacokan tersebut.
“Karena sekitar pukul 12.00 ketua RT setempat masih mengawasi lokasi RTH. Namun tidak terjadi apa-apa. Kemungkinan ini kejadiannya lewat tengah malam,” ujar Ariffin saat dikonfirmasi awak media.
Kejadian ini diakuinya membuat masyarakat sekitar resah. Meski demikian ia mengaku sudah mengkoordinasikan hal ini kepada petugas Bhabinkamtibmas dan Babinsa di kelurahan.
Ia lantas mengimbau masyarakat yang berada di sekitar RTH tersebut bisa ikut berkontribusi dalam mengawasi setiap gerak gerik pengunjung RTH. “Kalau ada yang mencurigakan, langsung laporkan ke kami. Atau langsung ke Polsek dan Polres,” ujarnya.
Kejadian ini diduga ada kaitannya dengan giat Polres Banjarbaru di Jalan Simpang Rambai, Kelurahan Guntung Paikat, baru-baru tadi. Saat itu polisi kabarnya mendapati sekumpulan remaja membawa senjata tajam.
Ariffin membenarkan kejadian tersebut, menurutnya Polisi datang karena adanya laporan dari masyarakat. Warga sekitar ujarnya, resah dengan keberadaan sekumpulan remaja tersebut.
Sekumpulan remaja itu diduga gangster. Menurut informasi yang beredar kelompok tersebut akan melakukan penyerangan terhadap kelompok lainnya di Kelurahan Guntung Manggis.
Editor: Sutrisno