BANJARMASIN - Urat malu Junaidi sepertinya sudah putus. Dalam kondisi teler, ia bikin onar di lokasi acara Haul Habib Basirih. Jemaah yang marah mengejarnya.
Sabtu (2/12), masyarakat Banjarmasin memperingati haul Habib Hamid bin Abbas Bahasyim atau Habib Basirih ke-77.
Namun, malam menjelang haul malah muncul kegaduhan. Gara-gara ulah Junaidi. Dia warga Banyiur, Basirih, Banjarmasin Barat.
Jumat (1/12) sekitar pukul 22.00 Wita di Jalan Keramat, Basirih, Banjarmasin Barat, tak jauh dari kubah habib, Junaidi mengamuk.
Diduga pria 35 tahun itu sedang teler. Di bawah pengaruh alkohol, ia mengacung-acungkan pisau ke arah jemaah haul.
Jemaah resah dan geram melihatnya. Mereka lantas menguber Junaidi. Hampir saja ia menjadi korban main hakim sendiri.
Untungnya, di sana ada anggota Polsek Banjarmasin Selatan yang sedang bertugas mengamankan haul.
Polisi turun tangan, menangkap Junaidi dan menenangkan massa yang sudah emosi.
"Pelaku kami jebloskan ke sel. Dia dijerat Pasal 1 ayat 1 Undang-Undang Darurat 1951 tentang kepemilikan senjata tajam," ungkap Kanit Reskrim Polsek Banjarmasin Barat Iptu Firuza Bahri Wira Pradana, Ahad (3/12).
Firuza membenarkan dugaan Junaidi sedang teler. Sebelum bikin onar, dia menenggak miras oplosan.
"Dalam perkara ini, ada dua saksi yang menguatkan dia bersalah. Mereka jemaah juga. Sudah dimintai keterangannya," jelasnya.
Editor: M Syarafuddin
Editor : Muhammad Helmi