Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Truk Masuk Jalan Kota, Bikin Waswas Warga Banjarbaru

M Fadlan Zakiri • Sabtu, 2 Desember 2023 | 05:44 WIB
DAPAT TEGURAN: Petugas Satlantas Polres Banjarbaru menegur sopir truk yang melintas di ruas Jalan Panglima Batur, karena melewati jalan dalam kota, baru-baru tadi.
DAPAT TEGURAN: Petugas Satlantas Polres Banjarbaru menegur sopir truk yang melintas di ruas Jalan Panglima Batur, karena melewati jalan dalam kota, baru-baru tadi.

BANJARBARU - Belakangan ini aktivitas truk angkutan yang hilir mudik di ruas jalan Kota Banjarbaru dikeluhkan warga. Lalu-lalang mobil bertonase besar itu dianggap biang dari kemacetan yang terjadi di sejumlah jalan.

Salah satunya di Jalan Panglima Batur dan Jalan Barjad, Kecamatan Banjarbaru Utara, sering terjadi kemacetan lantaran truk yang lalu-lalang. Akibatnya banyak pengendara terpaksa harus mencari jalan alternatif lain agar tidak terjebak macet.

Ahmadi, salah satu pedagang di Jalan Barjad, Amaco, mengungkapkan, terkadang ada truk pengangkut tanah atau pasir yang tidak dilengkapi dengan penutup bak. Kondisi itu menurutnya membuat kenyamanan warga sekitar, terutama pengunjung warungnya terganggu.

"Semenjak truk tanah lewat Jalan Barjad ini sering macet, apalagi tidak ditutupi terpal. Gara-gara itu pedagang di sini sampai terganggu," keluhnya.

Hal senada juga diungkapkan Suroto. Karyawan swasta yang bekerja di Kota Banjarbaru ini menilai, lalu-lalang truk di jalan kota ini juga membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Karena itulah, Suroto berharap agar pemerintah dan aparat bisa segera mengambil tindakan untuk mengatasi kondisi yang dikeluhkannya tersebut. “Kalau bisa secepatnya. Paling tidak ada batasan jam supaya tidak terjadi penumpukan kendaraan. Selain mengganggu lalu lintas, aktivitas mereka (truk di jalan kota) ini juga membahayakan pengguna jalan,” harapnya.

Terkait hal itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Banjarbaru, Abdul Basid mengaku sudah mengetahui aktivitas truk pengangkut tanah tersebut.

Diungkapkan basid, bahwa truk-truk itu memang setiap hari hilir mudik di ruas Jalan Panglima Batur menuju Bandara Syamsudin Noor.

Namun sayang, diakui Basid pihaknya tidak bisa berbuat banyak mengenai hal ini. Sebab Pemko Banjarbaru belum memiliki aturan khusus terkait larangan truk di jalan kota.

"Pemerintah memang belum mempunyai aturan terkait pelarangan truk melewati jalan kota. Maka kami tidak punya kewenangan menegur. Tetapi kami mengimbau agar truk lewat jangan jam sibuk dan truk harus ditutup terpal," terangnya.

Meski demikian, lanjut Basid, Dishub Banjarbaru tidak pernah menerbitkan izin terkait truk yang melintas di ruas jalan dalam kota.

Hal itu dikarenakan, ruas Jalan Panglima Batur merupakan jalan kategori kelas tiga. Sehingga menurut Basit, sesuai dengan kelasnya maka tonase yang diperbolehkan maksimal 8 ton.

"Sayangnya kami tidak mempunyai alat pengukur berat, jadi tidak tahu berapa berat beban yang dibawa truk itu. Intinya kami mengimbau agar para sopir atau pihak kontraktor bisa melakukan pengangkutan pada malam hari, bukan jam sibuk masyarakat," ujarnya.

Keluhan mengenai aktivitas truk angkutan ini mendapat respons dari jajaran Polres Banjarbaru. Pasalnya melalui Satlantas Polres Banjarbaru mengadakan sosialisasi dan teguran terkait truk melewati jalan kota tersebut.

Hal itu sudah dilakukan sejak Selasa (28/11) tadi di depan Samsat Banjarbaru "Kami lakukan sosialisasi dan teguran kepada sopir truk yang melintas di Jalan Panglima Batur untuk tidak lewat lagi. Mereka kami arahkan untuk melewati Jalan Trikora," kata Pelaksana Tugas (Plt) Kasat Lantas Polres Banjarbaru Iptu Yuwono.

Ia menambahkan, apabila ke depan truk masih melintas maka akan diberikan tilang kepada truk-truk yang melintas tersebut. "Intinya kalau lewat jalan ini lagi pasti akan ada tindakan dari kami," tambahnya.

Yuwono berharap, para sopir truk menaati imbauan dari pihaknya. "Karena kalau tetap lewat jalan kota, bakal mengganggu lalu lintas warga," pungkasnya.

Editor: Sutrisno

Editor : Arief
#Lalu Lintas #banjarbaru #truk