Dari data Predam (Persatuan Rescue Damkar) HSU yang masuk ke Dinas Pol PP dan Damkar HSU, diketahui ada dua rumah atau bangunan yang terbakar. Termasuk dua unit kendaraan dan lima unit sepeda. Hasil olah kejadian perkara di lokasi kebakaran oleh Inafis Polres HSU dan Polsek Amuntai Tengah, diketahui penyebab kebakaran tersebut berasal dari arus pendek listrik. "Korsleting dari salah satu rumah yang terbakar. Syukur api cepat dipadamkan oleh pihak BPK dibantu satu unit truk Water Canon milik Polres HSU," ujar Kapolres HSU, AKBP Moch Isharyadi F,SIK melalui Kapolsek Amuntai Tengah, Ipda Rosyid Prabowo SH, Minggu (29/10).
Kebakaran ini menyebabkan kerugian materi. Yakni, rumah Halidah yang dihuni 2 Kepala Keluarga dan 6 jiwa, terbakar 100 persen. Selanjutnya, kediaman Maskiah yang dihuni 2 KK dan 5 jiwa terbakar sekitar kurang lebih 25 persen. Tak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran tersebut.
Sementara itu, Sekretaris Predam HSU, Brigadir Alvin Siregar mengatakan akses menuju lokasi kebakaran aman dan lancar. Sehingga memudahkan armada pemadam masuk ke lokasi. "Pasokan air juga lancar," jawabannya.
Diketahui sebelumnya di desa yang sama, tepatnya di RT 3 juga pernah terjadi kebakaran pada 26 September 2023 lalu. Saat itu menghanguskan bangunan terdiri dari enam bangunan baik rumah maupun gudang milik warga.(mar/oza) Editor : Fauzan Ridhani