Kedatangan tim dipimpin Kepala Divisi Pemasyarakatan (Kadivpas) Kalsel, Sri Yuwono dalam rangka melaksanakan operasi razia kamar hunian warga binaan. Razia digelar Kamis (19/10) dini hari.
Bahkan kegiatan ini juga melibatkan tim dari enam lapas di wilayah Kalimantan Selatan.
"Razia kamar hunian ini merupakan bagian dari upaya penegakan disiplin dan ketertiban di dalam lapas," ujar Kadivpas Kalsel Sri Yuwono.
Lanjut Kadivpas Kalsel Sri, menyampaikan tujuan razia ini untuk memastikan bahwa tata tertib di dalam Lapas Amuntai tetap terjaga dan berjalan sesuai dengan peraturan yang berlaku.
"Kami akan terus berupaya untuk menjaga keamanan dan ketertiban di dalam Lapas, serta memastikan bahwa penghuni lapas mematuhi peraturan yang ada," tegasnya.
Kegiatan razia kamar hunian ini berlangsung dengan cermat dan terkoordinasi, dengan melibatkan petugas lapas dan tim Satops.
Dalam operasi ini, tim melakukan pemeriksaan terhadap barang-barang yang dimiliki oleh penghuni lapas dan memastikan ketidakadaan benda-benda terlarang lolos masuk ke dalam kamar hunian.
"Jadi selain razia kami juga melakukan tes urine kepada petugas Lapas Amuntai untuk menjaga integritas para petugas," jawabnya.
Sementara itu, Kalapas Kelas IIB Amuntai Jupri, menyampaikan, razia kamar hunian dan tes urine untuk petugas ini merupakan bagian dari komitmen dari Kementerian Hukum dan HAM Kalsel.
Dimana lapas maupun rutan diminta untuk selalu menjaga tata tertib di dalam lembaga pemasyarakatan dan memastikan bahwa program rehabilitasi dan resosialisasi terus berjalan dengan baik.
"Untuk temuan dalam razia tidak ditemukan benda-benda yang mencurigakan atau berbahaya," sampainya.
Terakhir Jupri menyampaikan bahwa razia ini dipimpin langsung Kadivpas Kalsel, Sri Yuwono, bersama Tim Satops dari Kementerian Hukum dan HAM Kalsel dibantu tim Lapas Amuntai dan lapas dari enam daerah sekitarnya. (mar) Editor : Arief