****
BANJARMASIN - Kerusakannya tidak sedikit. Pohon bertumbangan, atap rumah beterbangan, dan jaringan kabel listrik terputus.
Di Surgi Mufti, Banjarmasin Utara, plafon sebuah minimarket ambruk. Syukur tak sampai menimpa karyawan toko.
"Seluruh karyawan berhasil menyelamatkan diri," ujar Ketua RT 1 Surgi Mufti, Yuliansyah kemarin (16/10).
"Tidak ada yang terluka. Mereka cuma syok," imbuhnya.
Yuliansyah mengungkap, di lingkungannya sedikitnya ada tiga bangunan rusak. "Dua rumah atapnya terbang," ujarnya.
Bukan hanya atap yang tersingkap, papan-papan reklame di kawasan itu juga rusak.
Beralih ke Jalan Hasan Basry, di samping lapangan sepak bola Kayu Tangi, jalan arah keluar kota terpaksa ditutup. Praktis terjadi kemacetan panjang.
Penyebabnya sebuah pohon besar tumbang dan mengenai jaringan kabel hingga sebuah tiang listrik di sana miring.
Listrik dari kawasan Kayu Tangi sampai perempatan Jalan Belitung Darat pun padam. Baru pulih sekitar pukul 8 malam.
Di lokasi, pegawai PLN bekerja cepat memotongi dahan dan ranting pohon.
"Personel dikerahkan ke sini. Untuk pemulihan listrik kami upayakan bertahap dan secepatnya," kata Aryo, salah seorang petugas PLN.
Data sementara Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banjarmasin, belasan pohon dan belasan rumah rusak.
Bahkan ada rumah ambruk di kawasan Sungai Andai. Tepatnya di Kompleks Herlina Perkasa Blok B.
"Rekan-rekan di lapangan masih sibuk mengevakuasi," kata Koordinator Lapangan BPBD Banjarmasin, Andy Putera saat dikonfirmasi.
"Sejauh ini, sudah 28 laporan yang masuk. Kami kewalahan karena banyak pohon tumbang," ujarnya.
"Alhamdulillah belum ada laporan korban luka atau korban jiwa," tutup Andy.
Terpisah, Kepala Bidang Pertamanan dan Sarana di Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Banjarmasin, M Fauzi Noor berjanji akan mengecek kondisi pohon-pohon tua di kota ini.
"Kalau misalnya ada pohon yang dirasa membahayakan masyarakat, akan kami pangkas. Dahan maupun rantingnya," jelasnya.
"Setidaknya bisa mengurangi terpaan angin. Atau bila memang sudah darurat, terpaksa kami tebang," pungkasnya. (war/az/fud) Editor : Arief