Kejadian yang terjadi pada Sabtu (9/9) ini dipicu oleh kondisi lahan yang merupakan gambut, sehingga titik api tersembunyi di dalam tanah. Alhasil, Tim penanggulangan yang terdiri dari berbagai instansi, termasuk Polsek Lampihong, TNI Koramil Lampihong, BNPB Kabupaten Balangan, dan Anggota Manggala Agni Provinsi Kalimantan Selatan, bekerja sama untuk mengatasi kebakaran tersebut.
Dalam operasi penanggulangan ini, luas lahan terbakar diperkirakan mencapai sekitar 5 hektare, dengan 0,25 hektare di antaranya sudah berhasil dipadamkan oleh tim gabungan.
Kasat Samapta Polres Balangan AKP Misransyah S.H mengatakan, pihaknya telah bekerja keras dan berkolaborasi dalam memadamkan titik api yang luas tersebut.
“Kondisi ini menantang, namun kami terus berupaya agar api tidak merambat dan membahayakan wilayah sekitarnya,” ucap Misransyah.
Kapolsek Lampihong, Iptu Eko Budi BM menyampaikan apresiasinya terhadap kerja sama antar instansi dalam penanggulangan karhutla ini. Menurutnya, kerjasama yang solid antara aparat kepolisian, TNI, BNPB, dan Manggala Agni adalah kunci kesuksesan operasi ini.
"Kami berkomitmen untuk melindungi masyarakat dan lingkungan dari ancaman kebakaran hutan dan lahan,” katanya.
Operasi penanggulangan karhutla ini adalah salah satu contoh nyata kolaborasi lintas sektor dalam menjaga keamanan dan lingkungan di wilayah Balangan. Semoga upaya yang telah dilakukan oleh tim gabungan ini dapat meminimalkan dampak karhutla di daerah ini serta memberikan perlindungan kepada masyarakat. (mr-160) Editor : Arief