Sebanyak 11 rumah ludes terbakar diamuk si jago merah. Menurut saksi Burhanuddin (47) warga sekitar, asal api muncul dari rumah Saruji (70).
"Api berkobar di bagian dapur rumah pak Saruji," ungkap Burhanuddin.
Si jago merah sangat sulit diatasi, padahal warga bahu-membahu untuk memadamkan.
"Bangunan rumah atapnya dari rumbia, membuat api makin mudah menjalar ke bangunan sebelahnya," kata Burhanuddin.
Ketika kejadian, pemilik rumah asal api berada di rumah, namun begitu mengetahui ada kebakaran mereka panik dan kaget, lalu masing-masing mencoba mencari pertolongan dan menyelamatkan diri.
Kapolres Batola AKBP Diaz Sasongko, melalui Kapolsek Belawang Ipda Aspi Hadi mengungkapkan, bahwa dalam peristiwa ini hanya mengalami kerugian material tidak ada korban jiwa.
"Sementara ini masing-masing korban memilih mengungsi ke rumah keluarga terdekat mereka. Untuk penyebab masih dalam penyelidikan," kata Aspi.
Pasca kebakaran bantuan pun banyak berdatangan termasuk dari Kodim 1005/ Barito Kuala. Berupa bantuan sembako.
Sementara itu Kades Belawang, Syamsuri mengatakan, yang dibutuhkan warga korban kebakaran saat ini berupa sembako, pakain dan material bangunan untuk tempat tinggal mereka. Terdata sebanyak 11 KK atau 22 jiwa kehilangan tempat tinggal.
"Saya sebagai kepala Desa Belawang mewakili para korban, mengucapkan terima kasih atas adanya bantuan yang diberikan pada korban kebakaran," ucapnya.(lan) Editor : Arief