Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Lyodra Gagal Manggung, EO Konser Gelora Music Fest Banjarbaru Dilaporkan Kasus Penipuan

Arief • Senin, 31 Juli 2023 | 10:21 WIB
KASUS PENIPUAN: Kuasa hukum Rahman, C Oriza Sativa Tanau menunjukkan berkas laporannya ke Polda Kalsel. | FOTO: M OSCAR FRABY/RADAR BANJARMASIN 
KASUS PENIPUAN: Kuasa hukum Rahman, C Oriza Sativa Tanau menunjukkan berkas laporannya ke Polda Kalsel. | FOTO: M OSCAR FRABY/RADAR BANJARMASIN 
BANJARMASIN - Konser Gelora Music Fest di Kota Banjarbaru pada 6-7 Mei 2023 lalu menyisakan persoalan hukum.

Panitia penyelenggara konser berinisial AYY dan FK dilaporkan ke Polda Kalsel, Selasa (25/7).

Yang melaporkan adalah Rahman. Dia melaporkan keduanya karena merasa ditipu. Kerugiannya mencapai Rp1,1 miliar.

Kuasa hukum Rahman, C Oriza Sativa Tanau mengungkap, pada April lalu FK pernah meminta bantuan pinjaman dana kepada kliennya.

Dana itu katanya untuk membayar beberapa artis yang bakal manggung di lapangan Mako Brimob Polda Kalsel.

Karena tak ditanggapi, pada 5 Mei FK kembali menghubungi Rahman. Intinya hendak meminjam uang sebesar Rp700 juta. Lagi-lagi ditolak.

Untuk meyakinkan Rahman, saat itu AYY memperlihatkan data di aplikasi penjualan tiket kepada Rahman. Bahwa penjualan tiket konser sudah mencapai Rp1,7 miliar.

"Melihat itu, klien saya akhirnya tergerak untuk meminjamkan dana sebesar Rp1,1 miliar," kata Oriza, Sabtu (29/7).

Kliennya semakin percaya setelah terlapor AYY juga menyerahkan sebuah mobil dan BPKB-nya ada pada dirinya.

"Belakangan ternyata BPKB mobil tersebut masih dalam jaminan," tambahnya.

Kliennya sudah beberapa kali menagih. Bahkan somasi sudah dilayangkan agar masalah ini diselesaikan secara kekeluargaan.

"Namun yang bersangkutan tak merespons dengan baik," ujarnya.

Temuan pihaknya, penjualan tiket konser yang mencapai Rp1,7 miliar itu hanya bualan belaka. Hasil penjualan tiket yang sebenarnya hanya sebesar Rp700 juta saja.

"Kami menduga data penjualan tiket yang telah disampaikan kepada klien kami telah dipalsukan," ujarnya.

Atas dasar itu, AYY dan FK dilaporkan ke Polda Kalsel. Dengan nomor laporan STTLP/103/VII/2023/SPKT/POLDAKALSEL. "Kami berharap laporan ini direspons cepat," ujarnya.

Konser itu memang ramai dikeluhkan penonton. Lantaran event organizer gagal menghadirkan sejumlah artis yang dijanjikan.



Dalam poster promosi konser, dikabarkan akan datang Hindia, Feast, Mario G Clau, Lomba Sihir, Re Union, Lyodra, hingga TBA yang digawangi Kiki, Bastian, dan Aldi eks grup CJR (Cowboy Junior Reborn).

Kemarahan penonton kian memuncak ketika penampil utama yang paling ditunggu-tunggu, yakni Lyodra Ginting batal manggung.

Alumni Indonesia Idol itu sempat menyampaikan klarifikasi di akun Instagram-nya pada hari H, Sabtu malam 6 Mei.

Melalui fitur story, Lyodra membeberkan kronologinya. Lantaran tak ada kepastian dari EO mengenai tiket penerbangannya bersama kru sampai menjelang hari pertunjukan.

"Sejak beberapa hari lalu manajer aku selalu mengkonfirmasi mengenai tiket penerbangan pesawat, tetapi tidak ada kepastian dari pihak penyelenggara," tulis Lyodra. (mof/gr/fud) Editor : Arief
#konser gagal #konser #Gelora Music Fest