Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

King Kobra Hasil Rescue Dilepas Liarkan ke Rawa Sepi di Amuntai Utara

Arief • Kamis, 13 Juli 2023 | 08:29 WIB
LINGKUNGAN: Dinas Pol PP dan Damkar HSU melepas liarkan ular jenis King Kobra di rawa sepi di Kecamatan Amuntai Selatan. (Foto: M Akbar/Radar Banjarmasin)
LINGKUNGAN: Dinas Pol PP dan Damkar HSU melepas liarkan ular jenis King Kobra di rawa sepi di Kecamatan Amuntai Selatan. (Foto: M Akbar/Radar Banjarmasin)
AMUNTAI - Dinas Polisi Pamong Praja dan Damkar Kabupaten Hulu Sungai Utara, berhasil mengevakuasi seekor ular King Kobra dari pemukiman warga di Kecamatan Amuntai Tengah.

Kobra sepanjang lebih empat meter tersebut masuk ke perkampungan padat warga. Karena berbahaya, akhirnya tim dari Dinas Pol PP dan Damkar mengevakuasi satwa tersebut. Karena warga panik akan kehadiran raja kobra berwarna cokelat keemasan itu.

Edy Saputra personel rescue dan evakuasi satwa Damkar HSU mengatakan, pihaknya kembali melepas liarkan ular berbisa jenis King Kobra ke rawa sepi di wilayah Kecamatan Amuntai Selatan.

"Ada dua kobra dan satu Sanca atau piton yang kami lepas liarkan. Dan yang paling berbahaya dari yang berbahaya yakni King Kobra," ujar Edy pada wartawan koran ini, Rabu (12/7) lewat sambungan telepon.

Ular yang dilepas ke alam bebas ini lanjutnya, merupakan ular yang masuk ke pemukiman warga dan sempat membuat warga sekitar lokasi jadi was-was.

"Dua ular yang kami rilis merupakan jenis ular berbisa neurotoksin yang menyerang sistem saraf tepi. Bila sampai tergigit dapat menimbulkan kematian apabila lambat tertolong," ungkapnya.

Adapun lokasi merilis ular-ular tersebut yakni di rawa sepi warga di Desa Banyu Hirang Kecamatan Amuntai Selatan.



Lokasi ini dipilih karena masih sepi warga dan memiliki rawa dan hutan, sehingga sangat cocok buat ekosistem ular tersebut.

"Ular masuk pemukiman selama masih ada laporan warga masih bisa kami dievakuasi dan diselamatkan," jawabnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pol PP dan Damkar HSU Asikin Noor, melalui Kabid Linmas dan Damkar Barkat Syahrul Kalam, mengaku, sejak ada tim rescue satwa pihaknya sering mendapatkan panggilan untuk melakukan evakuasi bahkan rescue satwa.

"Harapan kami semoga ada perhatian lebih pada satuan kami. Jujur saja kami bekerja saat ini, dalam alat perlindungan diri yang sangat terbatas," ungkapnya.

Meskipun begitu, tidak ada kata tidak lanjutnya untuk melakukan upaya rescue. "Kami selalu siap. Semoga ada perhatian lebih dari sisi anggaran pada dinas kami," tegasnya. (mar) Editor : Arief
#Hewan Liar